Angin Besar Menyelimuti Desa Ketangga
Lotim - Senin Siang minggu lalu terjadi angin besar yang menyebabkan pohon-pohon tumbang dan membuat sampah yang tadinya teratur menjadi berserakan. Kejadian Tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 wita setelah shalat dzuhur di Montong Gedeng desa Ketangga kecamatan Suela Lombok Timur.
Peristiwa tersebut membuat resah warga setempat karna takut akan merusak rumahnya dan menimbulkan bahaya lainnya. Ketika itu warga desa tersebut sedang beristirahat, ada juga yang melakukan aktivitasnya di kantor, di rumah terutama ibu rumah tangga yang sedang memasak. Takutnya api yang dipakai tadi tertiup oleh angin dan menimbulkan kebakaran.
Di tempat terpisah pak Adnan yang bertugas sebagai pengurus Masjid Syiarul Islam tak henti-hentinya menyapu dan mengepel ruangan yang ada disana. Itu disebabkan karena tiap kali dia selesai membersihkannya, angin besar lagi dan mendatangkan debu-debu yang mengotori ruangan itu lagi. Sementara itu rumah kosong yang sudah tidak ditempati oleh pemiliknya kurang lebih 15 tahun, sebagian atapnya jatuh dan sebagian temboknya roboh.
Beberapa saat kemudian warga sekitar mulai tenang karena sekitar pukul 15.00 angin sudah mulai reda dan mereka melanjutkan pekerjaannya membersihkan rumahnya.
- Ninanta FM
- Berita
- dibaca 1534x
- [1] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



