Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Pelaku Penganiayaan David Supaya Diproses Hukum Berita

Medan (suarakomunitas.net) - Polresta Medan diminta mengusut pelaku penganiayaan terhadap David,22 tahun, penduduk Jl.Berlian Sari No.140 Kelurahan Titi Kuning Medan, yang kini dirawat secara intensif di RS Murni Teguh, Jl.Irian Barat Medan karena ginjal kanan, lever pecah serta paru-paru, kepala dan dada memar akibat terkena hantaman besi, kayu dan pijakan kaki.  

"Tindakan main hakim sendiri saat ini tidak bisa ditolelir lagi karena negara kita negara hukum.Kita berharap Polresta Medan dan jajaran secepatnya memeriksa siapa yang terlibat melakukan penganiayaan terhadap korban sampai ke ranah hukum," ujar Bendahara Fraksi PDI Perjuangan, Brilian Moktar,SE,MM, didampingi Ketua Paguyuban Sosial
Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumut, Eddy Djuandi dan lainnya seusai menjenguk korban di RS Murni Teguh Medan, Jumat malam (5/4), sebagai bentuk keprihatinan atas terjadinya kebringasan terhadap korban yang mengalami kecelakaan sepeda motor sehingga terpental di atas trotoar dan tepat mengenai seseorang, "IT" saat itu sedang bekerja di seberang kantor Setia, Jl.Brigjen Katamso Medan, Sabtu(30/3)
Selain itu Brilian Moktar menyesalkan tindakan RS Mitra Sejati Kelurahan Pangkalan Masyhur Medan yang melakukan pembiaran terhadap korban selama dua hari menginap di rumah sakit tersebut. Rumah sakit ini sejak lama disinyalir lebih
mementingkan fungsi bisnis dari pada sentuhan manusiawi.
"Untuk itu kita minta Dinas Kesehatan Sumut memberikan sanksi terhadap RS Mitra Sejati yang dinilai tidak mencerminkan rasa
kemanusiaan. Karena David saat dikirim ke RS Murni Teguh dalam kondisi sangat kritis akibat luka dalam yang parah," tandas Brilian, seraya menambahkan, selama dua hari korban tidak tersentuh medis karena pihak RS Mitra Sejati menganggap luka-luka yang diderita David tidak parah.
Berdasarkan catatan medis RS Murni Teguh, David saat dikirim ke rumah sakit sudah kritis karena setelah diperiksa secara intensif ternyata ginjal sebelah kiri dan kanan, lever dan paru-paru mengalami kerusakan. Yang terparah adalah ginjal dan lever pecah. Sementara kepala dan dada memar-memar.(denisa)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.10462 seconds.