Jalan Baru Pun Tetap Bergelombang
Belum genap berumur setengah tahun, jalan raya Sidareja-Pangandaran di Desa Tambakreja, Kecamatan Kedungreja sudah terlihat bergelombang. Bahkan, di beberapa lokasi jalan selebar 12 meter aspalnya sudah mengelupas. Mengapa?
Pembangunan dan pelebaran jalan sepanjang 6 kilometer di Desa Tambakreja, merupakan proyek rintisan jalan lintas selatan. April 2009, jalan terlihat mulus dan rata. Pembangunan jalan melintas dari selatan irigasi Suren hingga perbatasan Desa Cinyawang, Patimuan. Sayang umur kemulusan pembangunan ini tidak awet, akhir september kondisi permukaan jalan sudah mulai bergelombang.
Penyebab tak mulusnya jalan disebabkan tipisnya urugan pelebaran jalan. Kontraktor yang mengerjakan juga sangat hemat bahan. Pondasi batu hitam sangat sedikit, sementara batuan kapur terlihat menggunung. Dengan bahan urug seperti itu, jalan akan bergelombang akibat beban kendaraan yang lewat.
Pembangunan jalan di Desa Tambakreja sebaiknya menjadi contoh gagalnya resep yang digunakan sang kontraktor. Peran auditor sangat penting untuk memeriksa apakah besarnya biaya yang dikeluarkan sepadan dengan hasilnya. Bila hasilnya tidak, pasti ada praktek penyelewengannya. Ayo, segera periksa!
- Pelosok Desa
- Berita
- dibaca 1809x
- [1] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


