Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Sayur Pakis Menjadi Sumber Ekonomi Masyarakat Tawanga Berita

TAWANGA (SK)- Siapa menyangka sayur pakis dapat menjadi sumber ekonomi keluarga. Kelompok perempuan Desa Tawanga Kecamatan Uluiwoi Kabupaten Kolaka Timur Sulawesi Tenggara memanfaatkan tumbuhan pakis sebagai sumber ekonomi keluarga mereka. Sejak tahun 2008 lalu, aktifitas memetik sayur pakis menjadi aktifitas utama kelompok perempuan di desa ini.

Hal ini berawal dari selah seorang penjual ikan keliling yang sering membeli sayur pakis ini ketika akan pulang dari menjual ikan di daerah ini. semakin lama masyarakat semakin banyak yang melakukan pemetikan pakis seiring semakin besarnya permintaan di beberapa pasar, seperti di Kota Kendari, Kolaka dan Unaaha. Pada awal tahun 2008 harga sayur pakis per ikatnya Rp 250, namun semakin banyaknya permintaan dari luar daerah ini, saat ini harga perikatnya Rp 800 hingga Rp 1000. Dengan harga demikian, dalam setiap harinya masyarakat mendapatkan penghasilan dari memetik pakis sekitar Rp 50.000 hingga Rp 80.000.

 Ibu Maesa, salah seorang pemetik sayurpakis mengaku bahwa dari hari. memetik pakis, dia mampu membiayai kehidupanya bersama dua orang cucunya. Dari hasil penjualan pakis ini pula, dia mampucmenyekolahkan kedua cucunya. saat ini kurang lebih 50 orang kelompok perempuan desa Tawangan yang memiliki aktifitas memetika sayur pakis. (Ibe/JRK Sultra)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09196 seconds.