Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Warga Kiajaran Kulon Ususlkan Pjs Kuwu Berita

Indramayu -  sekitar 80 warga masyarakat Desa Kiajaran Kulon berkumpu di balai desa untuk mengikuti jalannya acara rapat usulan PJs Kuwu Desa Kiajaran Kulon, rapat yang dihadiri oleh  Camat Lohbener, polsek, koramil, BPD dan aggota, Pamong Desa, Tokoh masyarakat, LpM, PKK dan masyarakat dari masing2 rt se Desa Kiajaran Kulon senin, (11/3/2013)
.
acara yang di buka oleh ketua BPD Drs Wasjud mengatakan,  ketika masa jabata kuwu akan berakhir maka BPD akan mengangkat calon PJsdengan mengacu pada Perda N0 10 tahun 2012: tentang pengangkatan PJs dan hasil dari Inspirasi yang berkembang di masyarakat, mekanisme tentang penngangkatan PJs sesuai aturan perda  sekdes, pamong desa, tokoh masyarakat, dan dri pihak kecamatan.

menurut Camat Loh Bener Aan Kustiawan dalam sambutanya mengatakan bahwa siapapun yang terpilih menjadi calon PJs harus melaui mekanisme aturan Perda No 10 tahun 2012. sebelumnya pada tanggal 12 januari 2013 BPD sudah mengangkat calon PJs dan sudah di sahkan oleh BPD hasil inspirasi masyarakat dan di setujui oleh BPD yaitu megangkat JUru tulis Bpk. Rokib, namun pada tanggal 18 Pebruari 2013 Bpk Rokib PJs(pejabat sementar) Kuwu Desa Kiajaran Kulon mengundurkan diri dengan alasan kesibukan yang nantinya menghambat kinerja roda pemerintahan di Desa.
selang beberapa hari kemudian muncul nama2 yang akan di calonkan Pjs Desa Kiajaran Kulon diantara'y dari pamong Desa yaitu Bpk. Syakur dan sudah di setujui oleh pamong desa dan di ajukan oleh BPD, kebijakan BPD adalah mendengarkan juga aspirasi dari masyarakat apakah calon PJs dari pamong desa diterima atau ditolak yang nantiya akan terjadi dead lock dalam rapat usulan calon PJs kuwu Desa Kiajaran Kulon.

aspirasi yang berkembang di masyarakat bahwa "masyarakat menolak adanya PJs dari kalangan Pamong desa di karenakan masyarakat sudah krisis kepercayaan" ungkap sanurip dan sakoni sebagai perwakilan blok desa dan bok telukan.

menurut  H. Diman perwakian dari blok lojok dan blok pasar Desa Kiajaran Kulon mengatakan  Pemilian Usulan PJs harus sesuai perda dan sepakati oleh masyarakat. Hal yang hampir serupa juga disampaikan oleh  tokoh ulama K. solihin. Beliau mengharapkan Pjs Kuwu adalah yang bisa membangun kiajaran ke arah lebih baik.

"siapapun calon Pjs kuwu Desa Kiajaran Kulon harus bisa membangn". Ujar K. Solihin

ketegangan sempat terjadi di sela sela rapat berlangsung, namun akhirnya bis diredakan kembali karena masyarak sudah sadar betul bagaimana cara berdemokrasi, akhirnya BPD memutuskan Break sebentar dan melakukan rapat tertutup dengan anggota BPD yang berjumlah 11 orang namun yang hadir hanya 6 orang dan itu sudah masuk kuota BPD karena BPD yag lain pindah rumah dan mengundurkan diri.

seteah break Rapat di buka lagi dan ketua BPD Drs. Wasjud mengatakan bahwa: setelah menimbang mendengar dan memperhatikan aspirasi yang berkembag di masyarakat menerima Usulan calon PJs kuwu Desa Kiajaran Kulon yaitu saudara IMam Syafii dari tokoh pemuda.
semoga demokrasi tetap terjaga bisa dinikmati oleh masyarakat karena demokrasi memberi kita kebebasan bukan ketakutan.  (Mahda / Bilik FM)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09202 seconds.