Radio Komunitas CIB FM Desa Lamunti Permai
Terbukanya ruang informasi secara luas ternyata masih belum bisa memenuhi kebutuhan informasi masyarakat di Pedesaan, salah satunya adalah desa Lamunti Permai.
Lamunti Permai adalah sebuah Desa Transmigrasi dan berada di wilayah Kecamatan Mentangai, yang dibuka pada tahun 1997 saat Project Pengembangan Lahan Gambut 1 Juta Hektar di Kabupaten Kapuas Propinsi Kalimantan Tengah.Desa ini berjarak 80 Km dari ibukota kabupaten dapat dicapai melalui transportasi darat dengan jarak tempuh 1,5 jam.
Masyarakat yang mendiami Desa Lamunti ini adalah Suku Jawa, Suku Banjar dan Suku Dayak, Budaya yang berkembang di masyarakat desa yakni adat suku dayak, jawa dan banjar sehingga dalam pergaulan sehari-hari terdapat penggunaan bahasa daerah yang berbeda.
keterbatasan sarana untuk mengakses informasi tidak membuat seorang warga masyarakat yang bernama Mugiharto patah semangat, keterbatasan ini membuat semangatnya terlecut untuk berkreatif membuat sarana informasi yang efektif di desa.
Pada bulan Mei Tahun 2009 dengan peralatan dan sumberdaya manusia seadanya, Radio Komunitas yang kemudian di beri nama CIB FM (Creative Inovatif and Be Better) dipancarkan pertama kali pada Frequensi 107,5 Mhz.Visi Misi yang mereka tetapkan sejak pertama mengudara yaitu, 1)menghibur, 2)mendidik dan, 3)membangun, dalam setiap acara yang disiarkan radio komunitas selalu menyelipkan pesan-pesan moral kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran, penyalahgunaan penggunaan Narkoba, kerusakan lingkungan, informasi tentang pertanian dan beberapa isu yang sedang hangat dibicarakan.
Awal-awal penyiaran belum ada cerita sukses yang didapat tapi banyak menuai protes dari warga karena Frequensi radio tersebut dianggap dapat mengganggu siaran televisi milik warga. keadaan ini tidak menyurutkan para penggagas radio yang di gawangi oleh Pak Mugiharto dan Alex Samsianto untuk tetap mengudara.
sikap pantang menyerah ini akhirnya membuahkan hasil, masyarakat yang awalnya menentang berdirinya radio ini mulai berbalik arah dan mendukung radio. bentuk dukungan yang diberikan oleh warga terhadap radio dengan memberikan sumbangan pipa untuk antena, perangkat soundsystem, bergotong royong membangun studio dan juga beberapa masyarakat yang awalnya menentang kini menjadi bagian dari personil Radio Komunitas CIB FM.
Keberadaan Radio Komunitas sekarang ini sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat Desa Lamunti Permai dan masyarakat desa sekitar yang dapat dijangkau oleh siaran radio Komunitas, ini dapat dilihat dari antusiasnya masyarakat menelpon, sms, datang ke studio pada saat Radio Komunitas tidak bersiaran dan bahkan ada masyarakat yang menyumbangkan Generator saat listrik padam untuk Radio tetap bersiaran.
Sekarang ini Harapan dari para pengelola Radio Komunitas CIB FM, bahwa radio dapat terus bersiaran memberikan hiburan dan pendidikan bagi masyarakat Lamunti Permai dan Desa Sekitarnya
- Yayasan Cakrawala Indonesia (YCI)
- Pengalaman
- dibaca 1609x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


