Perjalanan Reporter Ronika FM di Pilpres 2009
Pada hari Rabu,8 Juli 2009. Kami radio RONIKA fm bergabung di sebuah jaringan radio komunitas Blitar yang bernama JRKB, dan di situ kami mengirim 3 personal untuk menjadi reporter peliputan pipres di Blitar. Kami di tempatkan di kecamatan Garum, personal kami sebar di tiga titik, meliputi Tanggung Bence, Garum, dan Pasar Kutukan/Slorok.
Kebetulan reporter kami yang bernama Adam dapat kesempatan mewawancarai ibu-ibu di dalam pasar kutukan, kabarnya mereka golput dan mementingkan mencari nafkah buat keluarga.
"Bu saya Adam dari JRKB mau bertanya-tanya!"
Ibu itu menjawab, "Ya mas ada yang bisa saya bantu?"
"Sebelumnya minta maaf kenapa sampai jam sepuluh ibu kok belum berangkat ke TPS padahal undangannya jam delapan?"
Salah seorang ibu menjawab."Gini mas saya itu sudah pasrah dengan siapa yang akan menjadi presiden nanti, dan kami harus mencari nafkah buat keluarga"
Dengan hati tersentak Adam bertanya. "Jadi intinya hari ini ibu tidak akan memillih salah satu calon presiden?"
Tak diduga salah seorang ibu menjawab."Tidak mas saya lebih baik mencari nafkah buat keluarga?"
Dengan hati kecewa Adam pulang kenapa kok masih ada masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya.
- Ronika FM
- Pengalaman
- dibaca 1292x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


