Haruskah Aku Membayarmu??
Sesuatu yang nyata bahwa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan keinginan banyak orang. Mereka berlomba-lomba mencari syarat-syarat pendaftaran mulai dari foto copy, pas foto, dll, setelah adanya pengumuman pendaftaran calon Pegawai Negeri Sipil (Ca PNS). Semua dimaksudkan untuk melengkapi persyaratan dan mencapai keinginan bahkan impian mereka untuk mendapat gaji yang layak dan hidup dirasa mapan dan sudah enak.
Baik adanya jika semangat tersebut itu ada di setiap orang yang bersemangat untuk mencari pekerjaan atau bekerja entah itu menjadi PNS atau pegawai yang lain. Di sisi lain menjadi PNS menurut pandangan banyak orang adalah mereka merasa nyaman dan terjamin hidupnya karena dibayar oleh pemerintah/Negara. Baik dalam situasi ekonomi yang baik, stabil atau buruk. Dikala mendengar akan adanya kenaikan gaji mereka semua merasa puas dan selalu bilang bahwa Negara/pemerintah memperhatikan mereka dan disaat harga-harga sembako naik atau BBM naik mereka semua “BERTERIAK”: “naikkan gaji kami”. Apalagi tidak sedikit orang bilang bahwa menjadi PNS itu menyenangkan karena mereka berangkat hanya tinggal absen/setor muka, berangkat agak siang (red. guru), bisa ngerumpi, maen game, bisa menggunakan fasilitas Negara dengan leluasa dan tinggal tunggu awal bulan pastinya terima hak mereka yaitu gaji.
Mereka digaji/dibayar untuk bekerja dan mengabdi Negara ini. Mereka dibayar menggunakan pajak yang dibayarkan oleh masyarakat Negara ini. Masyarakat menunggu perhatian mereka, masyarakat menginginkan mereka bekerja untuk masyarakat.
Apakah semua itu memang telah menjadi tatanan Negara ini dan sulit sekali untuk dihilangkan? Profesionalkah mereka? ( walaupun tak semua PNS/orang seperti itu) tapi kenapa kebanyakan seperti itu ya?
- Sutet FM
- Pendapat
- dibaca 1556x
- [2] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



