Jangan Buang Piringnya
Jika anda berkunjung dan menyempatkan diri jalan-jalan di pulau Lombok, khususnya bagi anda yang muslim jangan pernah khawatir terlewat waktu solat dan tak perlu susah payah menanyakan seberapa jauh masjid dari tempat anda bertanya, karena di sepanjang jalan, di pusat kota, di pelosok desa dan kampung, hampir tidak ada kesulitan menemukan masjid dan musalla, tak heran jika Lombok dikenal sebagai Pulau Seribu Masjid.
Dan jika anda menanyakan dimana anda bisa menemukan makanan khas “Ayam Taliwang” maka boleh jadi anda sedikit perlu waktu untuk itu, karena tidak semua warung nasi di Lombok menyediakan menu itu, kendati menu itu sudah terkenal sampai di luar daerah.
Tetapi, Jika anda mampir di warung makanan baik di kota maupun di desa dan memesan “Pelecing” maka dijamin anda tidak kecewa, karena menu yang satu ini sangat merakyat, rasanya yang pedas-pedas gurih, bahan bakunnya yang mudah didapat dan cara pengolahannya yang sederhana, bisa jadi sebagai alasan, mengapa warga sangat akrab dengan makhluk yang bernama Pelecing ini.
Terlebih lagi jika anda berkunjung ke pesisir bagian utara, dari Kecamatan Pemenang hingga Kecamatan Bayan, lalu ada yang menawarkan kepada anda untuk mencoba kelezatan sayur kangkung dengan bumbu campuran cabe rawit, tomat, terasi, ampas minyak kelapa dan sedikit tetesan air limau yang seutuhnya bernama “Pelecing” itu dan jika ia dihidangkan dengan wadah piring berwarna putih, tipis, agak ringan dan bentuknya mungkin sedikit terlihat aneh, maka selamat menikmati. Jangan lupa, minta pula segelas air putih karena bagi anda yang belum terbiasa mungkin sengatan cabe rawitnya tersasa super pedas.
Nah..satu lagi, jika pelecingnya sudah habis, maka jangan dibuang atau dikembalikan piring tadi ke pemiliknya, karena sesungguhnya piring itu bernama “Opak-Opak” alias sebangsa kerupuk yang terbuat dari sagu ubi kayu yang sengaja diciptakan sebagai pasangan setia sang pelecing sebagai makanan penutup, penawar rasa pedasssssss….. (IHU_Pesona)
- Pesona FM
- Sastra
- dibaca 1942x
- [2] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



