Pasar Desa Pemenang Timur Mubazir
Pasar Desa yang terletak di dusun Terengan Lauk yang dibangun 3 tahun lalu oleh Pemerintah Desa Pemenang Timur dengan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Lombok Barat, kini hanya menjadi sebuah bangunan kosong yang tak kunjung difungsikan.
Pelaksanaan pembangunan sarana seluas 40 m2 yang dibangun diatas tanah desa tersebut, disamping mengunakan ADD Kabupaten Lombok Barat, tahun Anggaran 2007 senilai kurang lebih 8 juta rupiah, juga didukung oleh swadaya masyarakat yang cukup tinggi, sehingga mutu konstruksinya tergolong cukup baik
Akan tetapi, tingginya semangat warga dalam membangun sarana fisik itu sangat tidak sebanding dengan minat warga dalam hal pemanfaatannya.
Mubazirnya sarana tersebut, disinyalir akibat lemahnya proses perencanaan awal, dimana pilihan jenis sarana serta penentuan lokasi, sebelumnya tidak melalui proses survey yang memadai, dengan kata lain, mudahnya akses warga dalam membawa hasil bumi ke Pasar Kecamatan yang relative dekat, demikian pula penentuan lokasi yang tidak didasari pada kebiasaan warga menggunakan lokasi tersebut dalam melakukan transaksi secara tradisional, luput dari pertimbangan dalam rapat perencanaan awal.
Asmadi. Ketua TPKD ( Tim Pengelola Keuangan Desa) Pemenang Timur, kepada Pesona Fm menjelaskan, bahwa pemanfaatan Pasar Desa tersebut masih sangat memungkinkan, mengingat di sekitarnya masih banyak pedagang- pedagang kecil yang membuka warung di rumah dan dipinggir jalan, apalagi lokasi pasar berada di lintas jalan yang dilewati petani untuk memasarkan hasil buminya ke Pasar Kecamatan, “Yang perlu dilakukan sekarang adalah sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat dan hal tersebut sudah kami sampaikan kepada Kepala Desa Pemenang Timur. Karena TPKD bertanggung jawab pada proses penggunaan anggaran ADD, sedangkan untuk kegiatan sosial semacam itu. semestinya dimobilisasi oleh kepala desa dan jajarannya” demikian, Asmadi menambahkan.
Merespon hal tersebut, Maknun, Kepala Desaa Pemenang Timur secara terpisah menjelaskan, bahwa upaya mendorong warga sekitar untuk memanfaatkan Pasar Desa sebagai pusat transaksi kebutuhan sehari-hari memang mengalami kendala, oleh karena warga lebih cenderung melakukan jual beli di Pasar Kecamatan, dikarenakan jaraknya yang relative dekat dan mudah dijangkau, namun demikian, pihaknya tengah mempertimbangkan untuk menjadikan sarana tersebut sebagai Pasar Hewan, khususnya pasar kambing, mengingat di 5 wilayah dusun yang mengitari Pasar Desa itu terdapat cukup banyak warga yang bermata pencaharian sebagai peternak dan saudagar kambing.”Untuk itu dukungan semua pihak termasuk media rakom sangat kami harapkan” demikian imbuhnya.(IHU_Pesona Fm)
- Pesona FM
- Berita
- dibaca 1378x
- [0] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



