Sekali di Udara Tiga Bulan di Darat
Semboyan ini sudah tidak asing lagi di kalangan pengelola Radio Komunitas, karena lebih banyak di darat (off air. red) daripada di udara.Saya tidak akan mengambil contoh dari radio lain, ambil saja RAKOM GGTW. Radio yang dibangun pada tahun 2005 ini oleh masyarakat Gunungsari atas inisiator seorang pecinta radio Doll Kempes namanya, sampai kini namanya masih ada di hati masyarakat Gunungsari. Tapi seperti kata pepatah ”Bila Gajah mati meninggalkan belang, radio mati meninggalkan kenangan”. Sebuah tiang antene setinggi 15 meter masih berdiri kokoh dan ruangan siar seluas 2x3 mtr yang kini sudah beralih pungsi menjadi dapur sebagai saksi bisu bahwa radio ini pernah berjaya di Gunungsari.
Dengan acaranya yang terkenal “Selemor Ate Susah” (Daripada Hati Susah) yang dibawakan dengan bahasa daerah kental nuansa komunitas. Acara ini sangat disukai oleh pendengarnya karena isinya berupa himbauan dan wejangan-wejangan ringan, dibawakan secara kocak dan diselingi dengan lagu-lagu daerah lombok. Sebuah pertanyaan besar ”Mungkinkah radio ini masih bisa mengudara lagi..?
Perhatian dari Pemerintah sampai sekarang belum ada terhadap radio komunitas, alasannya bahwa Radio Komunitas itu dibangun dan dibiayai oleh komunitas. Entah sudah ada berapa periode pergantian camatnya. Pada waktu camat Gunungsari masih dijabat oleh Ahmada Siladandi, beliau pernah menjanjikan akan mengalokasikan dana khusus untuk radio ini, tapi janji itu sampai sekarang belum terealisasi, karena camatnya keburu diganti.
Saya masih teringat dengan pernyataan Pak Ikhsan, ketua JARAK NTB (Jaringan Radio Komunitas NTB) yang sekaligus pengurus Radio Komunitas Pesona FM Kec. Pamenang “Jadikan Rakom ini sebagai jembatan menuju sorga” Lalu saya berfikir bagaimana mungkin saya bisa mencapai sorga kalau radionya saja yang mengudara tapi kalau asap di dapur tidak mengudara. Ah…Pak Ikhsan ada ada saja..!
- n/a
- Pengalaman
- dibaca 1369x
- [1] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



