Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Radio, Sederhana Tapi Efektif Pendapat

Rangkasbitung Kab. Lebak Banten - Di tengah deru persaingan media informasi baik cetak maupun elektronik, Radio masih diminati masyarakat. keutamaan radio berposisi sebagai teman kerja, karena radio dapat berprilaku seperti teman yang mampu menasehati, mengabari, dan memberi penjelasan, demikian menurut Sudrajat setelah menerima hadiah sebuah radio portable pada acara Gebyar Kolaborasi di Pasar Rangkasbitung Kab. Lebak beberapa minggu yang lalu.

Layanan informasi yang hanya menawarkan suara ini, radio mampu bertahan disaat masyarakat mulai tergoda dengan berbagai media, terutama televisi, namun kita ketahui, bagaimana televisi bisa tanpa "berjualan" sedangkan biaya produksinya relatif mahal dan padat karya; membutuhkan banyak orang untuk menyelesaikan sebuah acara.

Radio, pada kodratnya tidak mampu mengeksploitasi suara menjadi "barang jualan" yang akan memaksakan pendengarnya untuk membeli sesuatu. Berdasarkan pengakuan salah seorang Warga Rangkasbitung, Lukman (32) ia mengaku lebih sering mendengarkan ceramah, dialog, dan lagu. Baginya, mendengarkan dialog di radio lebih cenderung dari pada nonton dialog satu jam di televisi.

Bagi masyarakat yang memiliki rasa bosan dengan koleksi lagunya atau bahkan tidak kuasa membeli kaset lagu-lagu, radio selalu siap menghadirkannya.

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.08863 seconds.