Keruwetan Lalu-lintas di Muntilan
Lalu lintas di kota Muntilan saat ini sangat berbeda dibanding 10 tahun yang lalu. Mudahnya kredit kendaraan bermotor menjadikan jalan raya semakin padat. Hal tersebut disikapi pihak yang berwenang dengan mengaspal halus hampir seluruh jalan yang ada di dalam kota, demikian juga rambu-rambu lalulintas bertebaran di seluruh jalanan. Namun demikian, hal yang patut disayangkan adalah kurang tertibnya semua pihak yang berhubungan dengan jalan raya tersebut.
Lihatlah saja Jalan Pemuda yang merupakan jalan protokol kota Muntilan, Jalan yang seharusnya satu arah tetap digunakan pengguna untuk berkendara sepedamotor melawan arus di jalur lambat. Ketidaktertiban ini dimanfaatkan pihak yang berwajib dengan seringkali menunggu di ujung jalan yang lain. Pada akhirnya ada tilang di sana. Entahlah, secara administratif mengikuti prosedur atau tidak, perlu penelitian lebih lanjut.
Trotoar di jalan yang sama digunakan oleh beberapa tukang parkir untuk memarkir kendaraan roda dua sehingga pejalan kaki harus turun ke aspal untuk melanjutkan perjalanannya. Pihak trantib dan kepolisian acapkali menertibkan kondisi ini namun satu hari kemudian tetap saja parkir berlangsung.
Keruwetan lalulintas juga terletak di lampu merah perempatan Sayangan. Lampu dari arah Jalan Dukun sudah lebih dari satu tahun mati sehingga pengendara dari arah itu selalu maju melewati batas yang seharusnya untuk melihat kendaraan di sisi lain untuk memperkirakan kapan mereka dapat berjalan atau berhenti menunggu.
Kapankah saatnya ada kenyamanan berkendara di Muntilan? (Ikhwan SUTET FM)
- Sutet FM
- Berita
- dibaca 1350x
- [0] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



