Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Pembangunan Gedung PAUD di IV Koto Aur Malintang Diduga 'Kong-kalingkong' Berita

IV Koto Aur Malintang (SK) - Masyarakat Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, meminta Bupati Padang Pariaman mencopot Kasi PNFI PAUD Padang Pariaman juga kepala UPTD Pendidikan IV Koto Aur Malintang. Pasalnya kedua oknum tersebut diduga telah banyak melakukan tindakan kong kalingkong, yang merugikan masyarakat Kecamatan IV Koto Aur malintang.

Penempatan bangunan gedung baru PAUD bantuan dari Dirjen PAUDNI Tahun 2012, dibangun pada lokasi yang tidak semestinya. Gedung PAUD untuk Kecamatan IV Koto Aur Malintang dibangun di atas tanah yang masuk wilayah Kabupaten Agam, yakni di Jorong I Siguhuang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, sesuai dengan sertifikat yang dikeluarkan BPN Kabupaten Agam.

Padahal bangunan tersebut diprioritaskan sesuai dengan juknis dan juklak adalah kabupaten yang termasuk Daerah T3 ( Terisolir, Terpencil dan Tertinggal), juga luas tanah guna RKB tersebut minimal 500 M2. Kabupaten Padang Pariaman salah satu yang termasuk kriteria penerima bantuan RKB Paud Terpadu, sementara itu Kabupaten Agam tidak termasuk Daerah T3.

Sementara Kepala UPTD Pendidikan, Bustari Bakar,S.Pd yang sudah beberapa kali ditemui dan juga dihubungi melalui ponselnya, mengatakan  bahwa ia tidak tahu tentang juknis dan juklak pembangunan PAUD yang sedang dikerjakan dan ditempatkan di Siguhung, Nagari Lubuk Basung.

"Saya tidak tahu bahwa lokasi itu termasuk wilayah Kabupaten Agam, sebab semua itu diurus oleh Susanti,"  katanya.

Sementara itu DR.H.Dertmizal,M.Pd,  Kabid PNFI Kabupaten Padang Pariaman, yang di temui di ruang kerjanya, Selasa (12/2)  mengatakan: "Luas tanah untuk pembangunan RKB PAUD Terpadu tersebut minimal 500 M2, selaku ketua pelaksana adalah Kepala UPTD IV Koto Aur Malintang, sedangkan Pengawas adalah  Kasi PAUD PNFI Dra. Mirdawati Amir dan Susanti yang menjabat sebagai Ketua PKBM Cendana dalam pembangunan itu bertindak sebagai Bendahara, sedangkan  sebagai penanggung jawab adalah saya sebagai Kasi PNFI," katanya.

Selain itu diakuinya bahwa ia tidak tahu dan belum pernah melihat ke lokasi pembangunan PAUD itu. Juga tidak tahu bahwa lokasi peletakan batu pertama yang sudah dilakukan tersebut dipindahkan ke lokasi yang masuk wilayah Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam. "Untuk lebih jelasnya silakan saja temui Kepala UPTD,  Bustari Bakar,S.Pd." Jelasnya diplomatis.(Tim)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09307 seconds.