Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Polres Magelang Adakan Latihan SAR Berita

Menggunakan Perahu Karet Team SAR sedang melakukan Penyelamatan KorbanMagelang – Wilayah Magelang yang dominan sering terjadi bencana alam memaksa ataupun mengharuskan masyarakat maupun instansi terkait harus sigap dan menguasai tekhnik dasar SAR ( Seach And Rescue)

Salah satu tugas Polri adalah melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat disegala lapisan tanpa terkecuali dan setiap saat tanpa dibatasi oleh batas waktu dan cuaca tertentu.Tantangan gangguan kamtibmas yang terjadi ahkir-ahkir ini bukan hanya di sebabkan oleh faktor kriminalitas saja tapi faktor alam atau cuaca tehnis non tehnis.

Khususnya di wilayah Kabupaten Magelang gangguan Kamtibmas yang di sebabkan Bencana alam terutama Erupsi Merapi, Banjir lahar dingin, dan tanah longsor merupakan ancaman serius di karenakan wilayah Magelang terdiri dari daerah Penggunungan dan dialiri 5 sungai yang berhulu dari Gunung merapi sewktu waktu banjir membawa material merapi yang dapat mengancam jiwa, Harta benda, manusia dan Pemukiman penduduk hususnya di lereng merapi dan bantaran sungai.

Kapolres Magelang AKBP Gurtitno Wibowo,SH, SIK, MI sedang menyaksikan pendirian tenda pengungsiMaka guna mengantisipasi Bencana alam juga sebagai wujud Pelayan kepada Masyarakat Brigadir Polri Polres Magelang telah mengadakan Pelatihan mencari dan menyelamatkan atau SAR selama dua hari yakni pada Rabu- Kamis 13-14 Februari 2013 yang berlokasi di Aula Polres Magelang untuk pembekalan teori SAR, Sungai Elo untuk simulasi bencana dan Halaman Polres Magelang yang di ikuti dua pleton Dalmas (Pengendalian Massa) , dengan Instruktur AKP Gede Swarti, IPTU Sentot Sudaryono dan Aiptu Bunyamin

IPDA Margito selaku Paurlat SDM ( Perwira UrusanPelatihan Sumber Daya Manusia) menuturkan “Pelatihan bertujuan untuk Memberikan Bekal pengetahuan bagi Personil Polri Polres Magelang khususnya anggota sat Sabhara agar memiliki kemampuan dan ketrampilan dalam melaksanakan pencarian dan pertolongan terhadap jiwa , Harta benda , manusia dengan metode yang benar”.

Adapun materi pelatihan terdiri dari Tehnik SAR. Penggunaan peralatan SAR, Pencari dan Pertolongan korban sesuai prosedur, dan pelaporan pelaksanaan tugas SAR.

Bayu Sapta Nugraha-Rakom K FM
Berita ini juga di unggah di web ( ww.jrkjateng.org)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09345 seconds.