Lewat Telecenter, Anak Petani Bisa Operasikan Komputer dan Internet
Di Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan lahirlah seorang anak laki-laki yang bernama Moh. Fardlu dari kalangan keluarga petani. Sejak kecil anak ini disibukkan untuk membantu orang tuanya di ladang. Di sela-sela kesibukannya membantu orang tua, Fardlu masih aktif masuk sekolah hingga bisa menamatkan sampai jenjang tingkat SLTP.
Melihat kondisi orangtuanya serba kekurangan, Fardlu tidak bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Tapi semangat belajar masih besar kendati usianya sudah beranjak naik. Hal ini tidak lain karena dipicu oleh semangat yang begitu menggelora untuk bisa menambah pengetahuan dan keterampilannya.
Minat belajar Fardlu terpicu setelah adanya Telecenter Sunan Drajat, Lamongan, didirikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada 2006. Bagi Fardlu, telecenter bagaikan "angin surga" yang bisa menambah pengetahuan dan pengalamannya. Telecenter Sunan Drajat sendiri bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa, terutama mereka yang gagap teknologi.
Di teleceter, Fardlu belajar banyak hal, mulai dari mengoperasikan komputer hingga akses internet selama 12 bulan. Kini, Fardlu telah mampu mengoperasikan komputer dan akses internet untuk mencari solusi terhadap kelangkaan pupuk kimia di daerahnya.
Lewat internet Fardlu mendapat informasi tentang pembuatan pupuk organik. Sekarang Fardlu mampu membuat pupuk organik sendiri serta dipraktikan di lahan milik orang tuanya yang sekarang sudah dia kelola. Dari hasi pupuk yang dia buatnya, tanaman jagung di ladangnya tumbuh subur. (Parmo70).
- TC Sunan Drajat
- Pengalaman
- dibaca 4297x
- [2] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


