Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Macet Kepung Manado Berita

Manado, SuaraKomunitas.Net - Kota Manado, Sulawesi Utara terlihat kian bergairah. Disepanjang jalan Boulevard berdiri pertokoan-pertokoan yang menjadikannya Kawasan Bisnis baru di Sulawesi Utara. Pemerintah Manado menamakannya sebagai Kawasan Bisnis on Boulevard (BoB). Akibatnya kemacetan tak dapat dibendung.

Jalan Pierre Tendean yang dikenal Boulevard itu kini identik dengan kemacetan. Deretan kendaraan memanjang berjalan merayap sangat pelan, terutama di jam sibuk. Pengendarapun wajib berhati-hati sebab disepanjang jalan tersebut terdapat pengerjaan jalan yang hingga kini belum selesai.

Seperti yang terpantau, ada beberapa titik rawan macet yakni di jalan Samratulangi, depan Gereja Siloam, jalan Sarapung, jalan Boulevard tepatnya di depan Mantos, juga di depan IT Center. Kemacetan di titik-titik tersebut disinyalir disebabkan beberapa hal, yakni adanya galian-galian di badan jalan, kemudian Angkutan Kota yang berhenti di tempat bertanda larangan.

Untuk itu bantuan masyarakan dan penguna jalan dapat mendukung program Kapolda Sulut melalui Direktorat Lalulintas Polda Sulut dan Lantas Polresta. Kemacetan di Jalan Samratulangi Manado (jalan protokol) selalu terjadi dari siang hingga malam hari (sekitar pukul 20.00 Wita).

"Sejak adanya galian pipa IPAL jalan Samrat macet. Apalagi alat berat dari kontraktor masih ada di jalan," ungkap Ronny, salah satu pengguna jalan, Sabtu malam.

Ironisnya, Pemerintah Kota Manado melalui Wakil Wali Kota, Harley Mangindaan selalu berucap sabar buat warga dan mohon maaf atas gangguan galian pipa. Itu-itu saja pernyataan dari petinggi pemkot.

"Meski diselimuti kemacetan, Pemerintah Pusat masih juga tertarik melirik daerah ini dengan memberikan penghargaan Adipura. Padahal, kota Manado kian hari kian semrawut," kata Max Datu, warga Wanea. (jrksulut)
 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.16593 seconds.