Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Petani Gambir Menjerit, Harga Gambir Turun Berita

Kabupaten Limapuluh Kota ialah salah satu kabuaten penghasil gambir di Sumatera Barat. Diantaranya ialah Kecamatan Mungka. Namun saat ini petani Gambir menjerit karena harga Gambir yang turun. Harga Gambir sekarang cuma Rp 12.000/Kg. Sedangkan harga normalnya Rp 25.000 dan sempat mencapai Rp 28.000/Kg. Demikian keterangan yang didapat dari Dafdel salah seorang petani Gambir di jorong Simpang Abu, nagari Simpang Kapuak, kecamatan Mungka, yang masih bertahan sampai saat ini sebagai petani Gambir.

Akibat harga Gambir yang turun, banyak dari petani Gambir yang beralih ke pekerjaan lain seperti mencari buah Pinang, kerja bangunan, memberi makan ayam dan ada juga yang pergi merantau meninggalkan kampung halaman. Pemilik ladang juga kesulitan mencari pekerja untuk mengolah Gambirnya. Banyak diantara pekerja pengolah daun Gambir yang tidak berminat walaupun pemilik ladang sudah memberikan porsentase bagi hasil yang cukup besar untuk pekerja.

Harga gambir turun tidak hanya di Kecamatan mungka, namun juga di tempat lain di kabupaten Limapuluh Kota seperti seperti di Muaro Peti dan Pangkalan. Demikian informasi yang juga didapat dari Dafdel. Ia berharap agar harga Gambir naik lagi agar ekonomi petani Gambir kembali normal. (Simen Hadi)
 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09027 seconds.