A | A
628529745XXXX : genta news hari dusun cot seumantok kecamatan babahrot abdya diresmikan menjadi desa persiapan     628136036XXXX : seorg warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : info gempa mag 5 0 sr 11 01 2012 04 00 53 wib lok 2 39 lu 93 18 bt 325 km baratdaya kab simeulue kedlmn 59 km bmkg     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh nad dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari gisafm     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh provinsi aceh dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga ha     62812694XXXX : komplek perumahan korem lilawangsa tepatnya dibelakang rumah sakit kesrem lg terbakar dan hampir menghanguskan empat rumah gisafm lhokseumawe     628191776XXXX : news ratusan aktivis dan lsm yg trgbng dlm aliansi rkyt menggugat memnta gbrnr ntb membrhntikn bupati dan wabup lombok tengah krn plntknnya dinilai cct hkm     628191776XXXX : news nasip petani tembakau di pulau lombok terancam krn mndpt tntangan phk asing yg mengkampanyekan anti rokok intrnasional dn krng diprhtikn pemda stmpt     
26 Feb 2009

Kartowinangun dan Eksistensi Atap Rumbia

jurnaliswarga_sidareja - Pelosok Desa

CILACAP. Namanya Kartowinangun, Laki-laki ini berumur 53 tahun. Dia adalah salah satu pengrajin atap daun rumbia di Desa Ciklapa, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap. Bersama istrinya, sejak 1985 ia menggeluti pekerjaan itu sebagai penghasilan utama keluarga.

 Bapak dari 9 anak ini menceritakan sebelum 1985 ia sudah pernah menggeluti bisnis Rumbia ini, tapi karena tuntutan kebutuhan, ia mencoba beralih ke beberapa pekerjaan, seperti nelayan dan pekerja bangunan. Tapi lama kelamaan, ia merasa bahwa jalan hidupnya tetap ada di bisnis atap Rumbia. Maka di 1985, ia kembali menggeluti bisnis ini sampai sekarang.

"Penghasilannya tidak seberapa, Kita membeli daun Rumbia dari penduduk 1 gulungnya Rp 11.000,- Dari satu gulung tersebut paling-paling hanya memperoleh 30 lembar anyaman. Satu anyaman kita jual seharga Rp 600,- sampai Rp 900,- ke bandar. Belum lagi biaya bambu dan ongkos menganyam warga yang ikut membantu menganyam. Jadi, hanya bisa pas-pasan aja", ungkap Kartowinangun.

"Tapi kerjaan yang lain rasanya lebih capek mas, bukan bidangnya", lanjutnya.

Kartowinangun memang terbiasa memberikan pekerjaan anyaman kepada tetangga-tetangganya. Ia hanya memotong ukuran daun, kemudian istri dan anaknya serta para ibu rumah tangga di sekitar rumahnya yang menganyam. Ongkos anyam tergantung dari harga per lembar rumbia. Jika ukuran lebar 1 meter ia jual ke bandar Rp 900,-/lbr, maka ongkosnya adalah Rp 90,-/lbr. jika ukuran lebar 80 cm maka ongkosnya menjadi Rp 60,-/lbr. Jadi hitungannya adalah 10 prosen dari harga jual ke bandar.

Menurut Karto, kebanyakan pembelinya adalah pengrajin batu bata. Mereka menggunakan daun rumbia untuk atap gubuk pembakaran batu bata. Beberapa pembeli dari Jogjakarta bahkan membeli atap daun ini untuk di sewakan di ajang pesta-pesta perkawinan.

Desa Ciklapa memang termasuk desa yang kaya akan daun Rumbia, Hampir disepanjang anak sungai Ciberem yang alirannya masuk ke desa tumbuh daun Rumbia atau yang di sini lebih terkenal dengan nama Kajang. Ada banyak pengrajin Rumbia di Desa Ciklapa. Kebanyakan aku temui pengrajin daun ini di sepanjang pinggiran sungai Ciberem. Kebanyakan pengrajinnya adalah para orangtua, seperti Kartowinangun.

Kartowinangun sadar lambat laun kebutuhan orang akan atap daun Rumbia akan semakin kecil. Jikapun ada mungkin harganya sudah tak sesuai lagi dengan kebutuhan sehari-hari. Dunia modern lebih mengenal bahan-bahan atap yang berbau beton dan seng. Tapi lagi-lagi keterbatasan kondisi dan pengetahuan membuat ia tetap menjalani bisnis alam yang telah diturunkan keluarganya. Mungkin juga pemanfaatan alam inilah yang menjaga bumi tetap asli dan tak tercemar. Atap rumbia lebih mudah terurai ketika ia telah menjadi sampah.

  • Google Bookmarks
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Technorati
  • TwitThis
Komentar
Pak, ada no telp yang bisa dihubungi? Bagaimana kalo kita mau pesan atap rumbianya.
bowo, 13 Jul 10 00:00
aku kenal karo kartowinangun kuwe tangga ku wong panebasan salam yen ketemu kan wong ciklapa matur nuwun
dikin, 17 Nov 09 00:00
ada kontak pak karto, klo mo beli / pesen ? saya lokasi jogja
maskisik, 11 Aug 09 00:00
siip deh, abang yossy emang heroik...
fadli, 09 Mar 09 00:00
Di kota-kota banyak kafe atau tempat restoran yang dikemas dengan rumah Rumbia. Mungkin ini bisa menjadi salah satu pangsa pasar para pengrajin atap rumbia di Ciklapa. Saya akan bantu selidiki
Yossy Suparyo, 27 Feb 09 00:00
Formulir Komentar




Komentar

Kode Keamanan*

CAPTCHA Image

Wajib di isi [may not leaved blank]
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Suara Komunitas. Pengelola berhak mengubah/menghapus kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Tulisan Terkait

Analisis

Belajar Dari Si Rumput Raksasa

Sleman-Yogyakarta. Rerimbunan si rumput raksasa hampir dapat kita jumpai khususnya dipedesaan bahkan di lingkungan perumahan, hanya jenisnya yang disesuaikan. Bambu yang sering kita sebut dengan pohon,

5 KONTEN TERBARU

14:52
Lombok Utara (Suarakomunitas)-Kasus video mesum yang dilakoni pasangan siswa-siswi SMP 2 Tanjung diklaim pihak sekolah tak begitu vulgar. Klaim itu mengacu pada dua video yang Berita > Nusa Tenggara Barat > Gita Swara FM
13:03
Rembang - Suarakomunitas.net - Pengusaha kerupuk di Rembang mengaku kesulitan produksi karena terkendala cuaca. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan mereka tidak optimal melakukan pengeringan kerupuk Berita > Rembang > Rembang Cyber
07:19
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke VII pada 14 Februari nanti, Jaringan Radio Komunitas Sulawesi Utara (JRK Sulut) meluncurkan dua situs sederhana sebagai wadah untuk Pengalaman > Sulawesi Utara > JRK SULUT
20:52
Gangga,(SK),-- Kondisi jembatan Luk yang terletak sekitar 300 meter sebelah barat dusun Luk Desa Sambik Bangkol (Samba) Kecamatan Gangga jebol akibat hujan turun selama dua hari berturut-turut. Berita > Nusa Tenggara Barat > Suara Genem Merenten FM
16:28
Airmadidi, SK - Terkait pemberitaan di Suara Komunitas (SK) tentang Pilkades Serawet yang tak kunjung usai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) akhirnya angkat bicara. Berita > Sulawesi Utara > JRK SULUT
13:23
Sesait,(SK),-- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kayangan yang terletak di Dusun Lokok Sutrang Desa Sesait, merupakan salah satu sekolah yang patut diperhitungkan. Berita > Nusa Tenggara Barat > Suara Genem Merenten FM
11:58
Medan (Suara Komunitas.Net)-Dirut Bank Sumut,H.Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat hijrah kepada konsep ekonomi Syariah. Sistem ekonomi ini dilandasi spirit moral dan etika dengan prinsip transaksi Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
20:00
Lombok Utara, Suarakomunitas - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai merespon kejadian bencana longsor di Dusun Lokok Aur Desa Karang Berita > Nusa Tenggara Barat > Primadona FM
19:24
Lombok Utara, Suarakomunitas - Hujan yang terus mengguyur hingga malam ini membuat kondisi Dusun Lokok Aur Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU) semakin parah dan warga tetap Berita > Nusa Tenggara Barat > Primadona FM
10:07
KLU, Suarakomunitas - Hujan lebat yang terjadi sejak jum’at sore 3/2 kemarin hingga pagi ini, membuat puluhan rumah warga Dusun Lokok Aur Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Berita > Nusa Tenggara Barat > Primadona FM

10 Komentar Terbaru

Script timer: 0.348918 seconds.