Suara Komunitas
  • HOTLINE SMS : 
  • 08180 438 9000
  • 12 May 11:08: 6287711594xxx: : SDN O5 Sragi, sosialisasikan ujian sekolah kepada wali murid
  • 12 May 10:05: 6287711594xxx: : KPUD kab.Pekalongan gelar rapat pleno penetapan calon terpilih anggota DPRD, pemilu 2014
  • 6 May 18:34: 6287711594xxx: : SK Pejabat sementara desa Tegalsuruh,Sragi,Pekalongan dilematis
  • 21 Mar 16:10: 6285217882xxx: : Terkait dugaan pelanggaran kampanye PD yg berlangsung 17/3, di Lap Gondang Kec Gangga Panwaslu KLU panggil Kades Loloan M.Helmi
  • 21 Mar 15:54: 6285217882xxx: : Sidrap (SK)-Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah bertempat di SDN 1 Bila melibatkan semua sekolah dasar se-Kecamatan Pitu Riase berlangsung 18-20 Maret 2014
  • 21 Mar 12:39: 6281907813xxx: : Akibat hujan deras sejumlah infrastruktur pembangunan PNPM di Desa Ketangga, Kec. Suela rusak terseret banjir.
  • 16 Mar 15:06: 6285263168xxx: : Kabut asap yg menyelumuti kota/kabupaten Padang Pariaman,hal ini mengganggu aktifitas warga, apalagi dlm pelaksanaan kegiatan fisik Pnpm.(RULLY FERDIAN BAHANA SMK DWIPA FM KOTA PARIAMAN SUMBAR)
  • 13 Mar 16:00: 6285263168xxx: : Sedang berlangsung MAN (Musyawarah Antar Nagari) Pertanggungjawaban UPK th 2013 dan MAN Dok BLM THN 2014 PNPM MPD Kecamatan VII Koto kab Padang Pariaman, hari ini tgl 12 Maret 2014.(RULLY FERDIAN:BAHANA SMK DWIPA FM KOTA PARIAMAN SUMBAR )
  • 6 Mar 23:19: 6281805210xxx: : Praya.sepentura fm.kegiatan pnpm mp yg d laksanakan pada tahun 2013 d lingkungan tiwu galih menghabiskan dana 350 jt dan semua dana tsb d gunakan untk kegiatan fisik dan adapun proses pencairan dana d lakukan scra bertahap guna memenuhi sasaran
  • 8 Feb 11:05: 6287748452xxx: : sinabung bagai mana sebenarnya untuk tunjangan anak sekolah khususnya jeraya pintumbesi di posko jamburtaras berastagi ! soalnya banyak orang tua bertindak masing-masing untuk urusan anak sekolah walau tanpa informasi yang jelas

Dugaan Aliran Sesat, Masyarakat Santong Resah

14 Juni 12 | 18:23
BERKAS PENYERTA (1)

Kayangan,(SK),-- Akhir-akhir ini masyarakat Dusun Waker khususnya dan Desa Santong Kecamatan Kayangan pada umumnya resah atas kiprah sekelompok orang dibawah pimpinan Sukron (Penghulu Dusun Waker) yang mengadakan pengajian atau muzakarah yang di duga aliran sesat.

Keresahan masyarakat ini mulai muncul ketika Lalu Muh.Rasyid (Mamiq Ros) yang merupakan utusan pribadi dari gurunya Lalu Nur Bayan yang beralamat di Montong Betok Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur, datang ke Dusun Waker Desa Santong Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara untuk mengadakan pengajian atau muzakarah, dimana inti pengajarannya berdasarkan issu yang berkembang di lingkungan masyarakat Desa Santong adalah kelompok ini tidak mengerjakan Sholat,Puasa dan Haji.

Berdasarkan pengakuan Lalu Muh.Rasyid (Mamiq Ros) yang di mintai keterangannya oleh Pemerintah Desa Santong ketika di giring ke Kantor Desa Santong pada malam Selasa,29 Mei 2012 lalu, hanya mengatakan mereka kumpul dengan kelompok pengajian itu sekedar ‘Muzakarah atau Kaji Diri’.Untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, setelah di interogasi, akhirnya Mamiq Ros yang nota bene utusan pribadi gurunya L.Nur Bayan ini, di pulangkan dan di larang datang kembali menemui kelompok pengajiannya.

Menurut keterangan Amaq Niah, salah seorang anggota kelompok pengajian ini yang sudah di Bae’at gurunya L.Nur Bayan dan sudah menyatakan dirinya keluar dari kelompok pengajian tersebut mengatakan,pada intinya gurunya Lalu Nur Bayan ini mengajarkan Haji tidak perlu,cukup di sini saja; Sholat untuk apa,itu rukun namanya dan Puasa tidak perlu, bulannya yang puasa, kita sudah di muliakan oleh Allah Swt.

Dikatakan, sementara kitab yang dipergunakan oleh kelompok pengajian ini adalah “Ilmu Rahasia” karangan Lalu Nur Bayan, yang kini barang buktinya di sita oleh MUI KLU.

Selanjutnya Amak Niah juga menyebut nama-nama anggota kelompok yang tergabung dalam pengajian yang menamakan dirinya ‘Pengkajian Diri’ itu, antara lain: Sukron (Penghulu), Suhairi, Suparman, Heri, Ma’in, Amrin, Amak Bahar, Ade Candra,Muhir,Iwan (PNS), Muhadis,Haeruman,Sukini,Musorropa dan Amak Niah sendiri yang menyatakan dirinya sudah keluar.

Terkait dengan permasalahan tersebut, Pemerintah Desa Santong mengundang kelompok pengajian ini untuk mengklarifikasi dugaan aliran sesat yang di ajarkannya, pada hari Selasa,5 Juni 2012 bertempat di Kantor Desa Santong.Pada pertemuan tersebut, di hadiri oleh Wakil Ketua DPRD KLU Burhan M.Nur, Sekretaris MUI KLU Ust.Muh.Wildah,S.Pd,TGH.Sukarman Azhar Ali,Ust.Zohni,Kasat Pol.PP KLU Drs Abdul Hamid,Perwakilan Kesbangpollinmas KLU Kartono, Muspika, Kepala Desa Santong, tokoh Agama, tokoh masyarakat,tokoh pemuda dan ratusan masyarakat Desa Santong.

Dalam klarifikasi dugaan aliran sesat yang di anut kelompok pengajian yang menamakan dirinya ‘Pengkajian Diri’ dan meresahkan masyarakat tersebut, pihak MUI KLU menyarankan agar ajaran ini di hentikan, karena ini adalah bentuk pelecehan terhadap Agama.Di samping itu,MUI juga menyarankan kepada Pemerintah Desa Santong untuk membuat sebuah kesepakatan, diantaranya, yang pertama : kelompok pengajian ini di larang melakukan aktivitas pengajian, baik di lingkungan tempat tinggalnya maupun mengikuti pengajian ke Montong Betok Lombok Timur ke gurunya Lalu Nur Bayan. Kedua :Gurunya Lalu Nur Bayan ataupun asistennya yang bernama Lalu Muh.Rasyid (Mamiq Ros), di larang datang ke daerah Waker (Desa Santong).Ketiga : Buat sebuah pernyataan sikap yang di tanda tangani oleh masing-masing anggota kelompok pengajian tersebut,yang isinya tidak lagi mengikuti ajaran gurunya.Keempat : Jika hal ini tidak di indahkan oleh kelompok pengajian ini, maka akan di lanjutkan prosesnya ke ranah hukum.

Terkait dengan itu,Kepala Desa Santong Muhakim berjanji akan mengadakan pendekatan kembali dengan masing-masing anggota kelompok pengajian tersebut, agar mereka mau kembali ke Tauhid ajaran Islam sesungguhnya dan meninggalkan ajaran gurunya Lalu Nur Bayan. Disamping itu, Muhakim juga berjanji akan memfasilitasi kelompok pengajian ini untuk membuat pernyataan keluar dari ajaran itu dan tidak lagi mengikuti pengajian gurunya Lalu Nur Bayan, kemudian di tanda tangani oleh masing-masing anggota kelompok pengajian tersebut.”Insya Allah, dalam waktu dekat ini mudah-mudahan rampung,”katanya berharap.(Eko).

 


 


   
Formulir Komentar
Belum ada komentar atas konten ini. Jadilah komentator pertama

Berita

Berbagi di Media Sosial

Tautan

Tulisan Terkait

Tulisan oleh Suara Genem Merenten FM lainnya: