Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Karakteristik Masyarakat Adat Analisis

Masyarakat adat dipengaruh oleh alam dan lingkungannya, mengalami perubahan-perubahan secara terus menerus. Ada komunitas-komunitas yang berubah sangat lambat, bahkan ada diantaranya yang hampir tidak berubah, yaitu masih dengan system social-budaya-politik-religi yang masih utuh, seperti Orang Kanekes (orang luar lebih mengenalnya sebagai Orang Badui) di Banten dan Orang Ama Toa (orang luar lebih mengenal dengan Orang Kajang Dalam) di Bulukumba, tetapi ada juga yang berubah dengan cepat dan hampir menyeluruh seperti sebagian besar penduduk di Pulau Jawa dan pantai timur Sumatera.

Dikutip dari Jopi Perangin-angin, komunitas-komunitas adat di pedalaman luar Pulau Jawa umumnya masih menunjukkan karakteristik sebagai komunitas mandiri secara politik, walaupun pada tingkat yang berbeda-beda telah menerima nilai-nilai, aturan-aturan dan kelembagaan sosial baru yang berasal dari luar komunitas. Bahkan di beberapa wilayah kantong di Jawa juga masih ditemukan komunita-komunitas dengan karakter adat ‘asli’ yang relatif kuat, misalnya komunitas masyarakat adat di beberapa ‘kasepuhan’ di Banten Kidul, Orang Tengger dan Orang Using di Jawa Timur serta Sedulur Sikep di Jawa Tengah.

Jopi mencatat bahwa kedaulatan komunitas-komunitas ini kemudian mulai digerogoti dengan masuknya agama-agama baru yang kemudian disertai dengan dimulainya penerapan konsep politik negara kerajaan dan kesultanan. Mereka dipaksa untuk ‘beradab’ dengan, misalnya, meninggalkan rumah-rumah adat mereka seperti lamin atau betang atau rumah panjang di Kalimantan dan stigmatisasi atas agama-agama asli sebagai kafir atau atheis. Di masa Kolonialisme Belanda dikembangkannya sistem hukum, termasuk peradilan, dari Belanda  jelas merupakan pelecehan atas keberadaan hukum-hukum adat di seluruh penjuru wilayah ini. Meskipun ada sekelompok kecil ilmuwan yang berpandangan maju dengan memperjuangkan keberadaan masyarakat adat dan hukum adat.

Komentar (2)

Page generated in 0.09582 seconds.