Suara Komunitas
  • HOTLINE SMS : 
  • 08180 438 9000
  • 21 Mar 16:10: 6285217882xxx: : Terkait dugaan pelanggaran kampanye PD yg berlangsung 17/3, di Lap Gondang Kec Gangga Panwaslu KLU panggil Kades Loloan M.Helmi
  • 21 Mar 15:54: 6285217882xxx: : Sidrap (SK)-Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah bertempat di SDN 1 Bila melibatkan semua sekolah dasar se-Kecamatan Pitu Riase berlangsung 18-20 Maret 2014
  • 21 Mar 12:39: 6281907813xxx: : Akibat hujan deras sejumlah infrastruktur pembangunan PNPM di Desa Ketangga, Kec. Suela rusak terseret banjir.
  • 16 Mar 15:06: 6285263168xxx: : Kabut asap yg menyelumuti kota/kabupaten Padang Pariaman,hal ini mengganggu aktifitas warga, apalagi dlm pelaksanaan kegiatan fisik Pnpm.(RULLY FERDIAN BAHANA SMK DWIPA FM KOTA PARIAMAN SUMBAR)
  • 13 Mar 16:00: 6285263168xxx: : Sedang berlangsung MAN (Musyawarah Antar Nagari) Pertanggungjawaban UPK th 2013 dan MAN Dok BLM THN 2014 PNPM MPD Kecamatan VII Koto kab Padang Pariaman, hari ini tgl 12 Maret 2014.(RULLY FERDIAN:BAHANA SMK DWIPA FM KOTA PARIAMAN SUMBAR )
  • 6 Mar 23:19: 6281805210xxx: : Praya.sepentura fm.kegiatan pnpm mp yg d laksanakan pada tahun 2013 d lingkungan tiwu galih menghabiskan dana 350 jt dan semua dana tsb d gunakan untk kegiatan fisik dan adapun proses pencairan dana d lakukan scra bertahap guna memenuhi sasaran
  • 8 Feb 11:05: 6287748452xxx: : sinabung bagai mana sebenarnya untuk tunjangan anak sekolah khususnya jeraya pintumbesi di posko jamburtaras berastagi ! soalnya banyak orang tua bertindak masing-masing untuk urusan anak sekolah walau tanpa informasi yang jelas
  • 8 Feb 08:19: 6287799171xxx: : Sinabung Bagaimana perkembngan inf0rmasi mengenai tunjangan untuk anak sekolah yang ktanya akan diselenggarakan per 7 february ?
  • 8 Feb 08:14: 6287748452xxx: : sinabung bagai mana sebenarnya untuk tunjangan anak sekolah khususnya jeraya pintumbesi
  • 7 Feb 09:16: 6287799171xxx: : Sinabung oke Saya harap kpda pihak pemerintah supaya mendata semua anak-anak sekolah dan mahasiswa d setiap posko Termasuk p0sko jamburtaras dan k0rpri

Budidayakan Singkong Sebagai Bahan Pangan Alternatif

29 Februari 12 | 09:13
BERKAS PENYERTA (1)

Serdang Bedagai (Suara Komunitas.Net) Semakin berkurangnya lahan pertanian menyebabkan semakin menipisnya persediaan pangan nasional. Untuk itu perlu dibudidayakan bahan pangan alternatif pengganti beras seperti singkong karena memiliki gizi yang cukup tinggi dan memberikan manfaat yang sama dengan beras.
Hal tersebut dikemukakan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman pada acara Panen Perdana dan Sosialisasi Bibit Singkong Sambung yang dilaksanakan Yayasan Pertanian Alternatif Sumatera Utara (PANSU) di Dusun VII Kampung Banten Desa Silau Rakyat Kecamatan Sei Rampah, baru-baru ini.
Wabup Soekirman mengatakan salah satu varietas singkong unggulan yang dapat dikonsumsi masyarakat adalah tanaman singkong sambung yang merupakan hasil teknik penyambungan antara singkong biasa dengan singkong karet. Dalam proses tanamnya tidak memerlukan areal yang luas dan biaya produksi yang relatif murah. Singkong sambung mengandung empat kelompok nutrisi, yaitu karbohidrat, lemak, protein dan mineral. Keunggulan singkong ini terletak pada kandungan
karbohidrat dan lemak karena sumber utama bahan bakar pembangkit energi tubuh. Ditinjau dari aspek pembudidayaannya, singkong dapat tumbuh di tanah yang kurang subur dan tidak memerlukan banyak pupuk ataupun pestisida. Apabila dilakukan intensif menghasilkan produktivitas yang tinggi.
Wabup menghimbau Dinas Pertanian dan Peternakan mensosialisasikan budidaya singkong sambung ini agar para petani dapat mengembangkan produksi singkong sambung ini.
Ketua Yayasan PANSU Sabirin mengatakan, dibudidayakannya singkong sambung ini diharapkan dapat mengangkat derajat dari komoditas ubi kayu itu sendiri yang selama ini dianggap sebelah mata yang akhirnya meningkatkan pendapatan petani. Singkong sambung ini merupakan varietas singkong unggul yang memiliki nilai ekonomis tinggi, karena diprediksi menghasilkan antara 50-75 kg perbatang dan dalam areal seluas 2 hektar ini dapat menghasilkan 300 ton.(sar-budi)


Formulir Komentar
Belum ada komentar atas konten ini. Jadilah komentator pertama

Berita

Berbagi di Media Sosial

Tautan

Tulisan Terkait

Tulisan oleh SAR FM lainnya: