Pemda KLU Tata Tiga Pasar Tradisional
Lombok Utara ( SuaraKomunitas)-Kondisi pasar tradisional di KLU masih terlihat semrawut. Salah satunya adalah pasar tradisional Desa Gondang. Setiap harinya, terutama pada hari Jumat, kemacetan luar biasa di ruas jalan yang dekat dengan pasar ini. Bersamaan dengan dua pasar lain di Anyar dan Tanjung, Pemda KLU menargetkan penataan pasar tradisional tersebut pada tahun 2012 ini.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop dan UMKM KLU, I Komang Karta kepada pewarta suarakomunitas, mengungkapkan Pemda KLU telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 800 juta untuk menata Pasar Gondang. Anggaran yang bersumber dari APBN tersebut di alokasikan untuk menambah dua los pasar dan 20 kios di lokasi setempat.
“Kita mendapat bantuan dana dari Kementerian Negara Koperasi dan UMKM untuk membangun pasar Gondang. Rencananya akan kita perluas ke belakang sehingga tidak mengganggu jalan raya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pasar Gondang belakangan ini menjelma menjadi pusat keramaian. Seiring dengan mobilitas masyarakat dan kebutuhan akan logistik, Pasar Gondang di setiap hari Jumat dijejali oleh ratusan orang dari berbagai pelosok.
Selain pasar Gondang lanjutnya, Pasar tradisional Anyar Desa Bayan juga akan turut ditata. Menuyusul tuntutan dan kebutuhan masyarakat setempat untuk memiliki pasar yang representatif.
“Untuk pasar Anyar, sumber dananya berasal dari DAK (Dana Alokasi Khusus) senilai Rp 1 miliar lebih. Denah penataan pasarnya sudah dibuat dengan mendirikan beberapa kios dan lapak. Bahkan kita menargetkan pasar Anyar ini menjadi Pasar Harian untuk mendukung operasional Pelabuhan Carik di masa depan,” tutur Karta.
Penataan eks pasar Tanjung juga menjadi target yang akan diselesaikan Pemda KLU, lanjut Karta. Di pasar Tanjung, saat ini beberapa ruko yang terlihat di bagian depan sudah dimanfaatkan secara optimal oleh pedagang. Untuk meningkatkan aktifitas dan menghindari kemacetan jalan, Pasar Tanjung di bagian belakang juga akan ditata.
“ Kita sudah punya gambaran untuk menata tempat khusus bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL), khususnya Kuliner, termasuk para pedagang sate yang berjualan di pinggir jalan Kota Tanjung.”
Dengan adanya lapak khusus Kuliner ini, diharapkan kedepanya akan menjadi pasar Tanjung yang lebih ramai dengan menghadirkan layanan transaksi kuliner non stop. (Buce/*)
- Gitaswara FM
- Berita
- dibaca 129x
- [0] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



