Jumlah Akseptor KB Di di KLU Kian Meningkat Signifikan
Lombok Utara (Suarakomunitas)-jumlah akseptor atau peserta program keluarga berencana (KB) terutama bagi Pasangan Usia Subur (PUS) di daerah Lombok Utara, mengalami peningkatan jumlah setiap tahunnya.
Berdasarkan data laporan lima klinik Keluarga Berencana Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Dan KB Lombok Utara, tahun 2011 lalu, tercatat bahwa angka akseptor atau peserta KB baru, mencapai 159,65 persen dari jumlah Perkiraan Permintan Masyarakat (PPM) tahun 2011 yakni sebanyak 10.583 calon akseptor baru.
Dan pembinaan terhadap peserta KB aktif mencapai 70 persen lebih dari total sebanyak 46.317 Pasangan Usia Subur (PUS) dilombok utara. Dari sebanyak itu rata-rata jenis kontrasepsi KB masih didominasi tiga jenis yakni jenis Implant, Suntikan dan Pil, selebihnya akseptor memilih IUD, MOW hingga jenis Kondom.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Dan KB (BPMPP KB) lombok utara, H.Jayadi Nurdin kepada suarakomunitas, sabtu 18/02 mengatakan, jumlah peserta dan calon peserta kb aktif di lombok utara menunjukan peningkatan yang sihgnifikan dari tahun ke tahun.
Menurut Jayadi Nurdin, Meningkatnya jumlah peserta KB aktif di daerah lombok utara berangkat dari tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan KB, tidak hanya itu, kami melakukan optimalisasi kinerja penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) ditiap kecamatan, "Selain itu alat kontasepsi KB saat ini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat, karena kita dibantu seluruh jenis kontrasepsi oleh pemerintah pusat melalui pemprov NTB sejak setahun terakhir” jelasnya.
Ditegaskannya, pihaknya bertekad akan terus mengoptimalkan pencapaian jumlah akseptor dan peserta KB baru dan aktif, guna menekan laju pertumbuhan penduduk, bahkan tahun ini, target capaian peserta KB terlampaui seperti tahun 2011 lalu.
Hanya saja menurut nya saat ini pihaknya masih terkendala minimnya tenaga PLKB, tenaga medis Bina-Bina yang belum tersedia, termasuk masih kecilnya anggaran operasional untuk mendanai program KB. (edgsfm)
- Gitaswara FM
- Berita
- dibaca 257x
- [0] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



