Kejatisu Nilai BPKP Lambat Hitung Kerugian Negara
Batubara (Suara Komunitas.Net) "Finalisasi perhitungan kerugian negara yang belum selesai dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) menjadi kendala Kejatisu untuk melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi pembangunan 7 Kantor SKPD Batubara ke Pengadilan.
"Penilaian sementara BPKP sudah ada. Namun sabarlah, kalau sudah final nanti perhitungan kerugian negara itu maka segera dilimpahkan,"ungkap Kepala Bidang Penerangan Umum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Marcos Simare-mare SH MHum, Selasa (7/2) seraya menunjukkan surat dari BPKP tentang penilaian kerugian sementara dugaan korupsi itu kepada Ketua DPD LSM Auriel Citra Independent (ACI) Batubara, Ir Muklis, Ketua FK-1Mulkan SH, Tokoh Masyarakat Batubara Kamaruddin dan sejumlah wartawan ketika datang mempertanyakan perkembangan perkara dugaan korupsi pembangunan 7 Kantor SKPD Batubara.
Ketua DPD LSM ACI Ir Muklis mensinyalir, sepertinya ada upaya memperlambat atau mem-peties-kan kasus itu agar tidak disidangkan. Jangan, jangan ada upaya di SP3kan. Karena, sudah 5 bulan sejak ditahannya Kadis PU dan P perkara tidak urung disidangkan,"sindirnya.
Namun, Marcos berkilah tudingan itu tidak benar. Ini merupakan tanjung jawab moral bagi kejaksaan. Intinya, laporan BPKP final segera dilimpahkan,katanya.
Namun ketika Tokoh Masyarakat Batubara Kamaruddin mempertayakan kasus terkait Hari Sukardi yang disebut Kejatisu hingga saat ini buron namun faktanya di Pemkab Batubara ia menjabat sebagai Plh. Kadis PU dan Pertambangan, Marcos, merasa terkejut, "Saya, tidak bisa menjawab hal itu. Dan akan menguji kebenaran informasi itu. "Informasi ini akan secepatnya akan disampaikan kepada tim penyidik wilayah untuk tindak lanjut,"ungkap Marcos yang baru dua bulan menjabat menjadi Kepala Bidang Penerangan Umum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang sebelumnya dari Balige.
Kasus dugaan korupsi pembangunan 7 kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini menelan anggaran Rp.9 Miliar sesuai laporan Lembaga Masyarakat Batubara (LEM-BB), FK-1 dan lainnya selaku pelapor. Dan Kejatisu telah menahan Kadis PU dan Pertambangan Batubara Ir Irwasyah. (holong)
- Rakom Tanjung Bunga
- Berita
- dibaca 146x
- [0] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



