Komnas HAM: Warga Buyat Butuh Air Bersih
Manado, SK - Rapat mediasi pemenuhan hak atas kesehatan warga eks daerah tambang PT. Newmont Minhasa Raya (PT MNR) yang digelar Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI sore tadi, Jumat (3/2) terungkap jika warga Buyat dan sekitarnya membutuhkan sarana air bersih.
Komisioner Sub Komisi Mediasi Komnas HAM RI, M. Ridha Saleh menyampaikan, dari hasil lalu, Pemerintah Sulut, Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra -red) dan Pemkab Bolmong Timur (Boltim -red) harus mencari alternatif air bersih bagi warga Buyat. Menurutnya, warga saat ini sangat membutuhkan air bersih, “Itu sudah disampaikan agar Pemprov, Pemkab Mitra dan Pemkab Boltim di sekitar Buyat untuk bertindak atas pemenuhan air bersih di Buyat,” ujar Saleh.
Penelitian selama ini mengindikasikan jika air di Buyat telah tercemar oleh limbah tambang PT Newmont Minahasa Raya, makanya masyarakat kesulitan mendapatkan sarana air bersih, “Penelitian lalu, air di Buyat telah tercemar,” tutur Sangadi (Kepala Desa -red) Buyat Satu. Hal sama juga di sampaikan oleh Ketua Kelompok Kesehatan Masyarakat Buyat, Faizal Paputungan.
Kesulitan air bersih di Buyat sangat terasa sebab selama ini warga desa harus membeli air bersih seharga Rp 10 ribu untuk tiga gallon. Sarana air bersih yang di bangun oleh pihak PT NMR tidak bisa beroperasi dengan baik terutama saat listrik padam, juga belum mampu mensuplai kebutuhan seluruh warga.
Pemprov Sulut yang di wakili Sekprov, Ir. Siswa Rahmat Mokodongan, memberi kesempatan kepada Yayasan Pembangunan Berkelanjutan Sulawesi Utara (YPBSU) untuk menyelesaikan pembangunan air bersih di Buyat. Ia meminta semua pihak untuk memenuhi permintaan warga, “Saya harap masalah ini diselesaikan agar warga mendapatkan air bersih,” tegasnya. (jrksulut)
- JRK SULUT
- Berita
- dibaca 229x
- [0] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



