Belajar Dari Si Rumput Raksasa
Sleman-Yogyakarta. Rerimbunan si rumput raksasa hampir dapat kita jumpai khususnya dipedesaan bahkan di lingkungan perumahan, hanya jenisnya yang disesuaikan. Bambu yang sering kita sebut dengan pohon, ternyata tanaman golongan rerumputan. Menurut ensiklopedia wikipedia bambu adalah tanaman jenis rumput-rumputan dengan rongga dan ruas di batangnya. Bambu memiliki banyak jenis antara lain bambu tali, bambu hitam, bambu ori, bambu kuning, bambu petung, dan lain sebagainya. Bambu mempunyai sifat-sifat yang baik untuk dimanfaatkan, antara lain batangnya kuat, ulet, lurus, rata, keras, mudah dibelah, mudah dibentuk dan mudah dikerjakan serta ringan sehingga mudah diangkut.
Masih segar dalam ingatan kita saat pelajaran sejarah di Sekolah Dasar dahulu. Betapa bambu berperan besar dalam usaha merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah. Itulah yang dikenal dengan senjata bambu runcing. Bahkan sebagian besar rumah-rumah kita saat itu dibangun dengan bambu, baik tiang, bilik/dinding maupun rangkaian atapnya. Sekarang ini sudah jarang kita jumpai rumah dari bambu. Namun kalau kita perhatikan rumah kita masing-masing meskipun sudah banyak yang berdinding dari batubata dan semen tentunya masih ada peran bambu di rumah kita. Entah hanya sebagai rangka atap maupun bagian yang lainnya. Dimulai dari halaman rumah sering kita jumpai pagar terbuat dari bambu yang disusun rapi. Di teras rumah kadang terlihat meja kursi dari anyaman bambu yang biasanya menggunakan bambu warna hitam. Juga kandang burung dari bambu yang tergantung di teras. Dalam ruang tamu mungkin terdapat beberapa hiasan dinding maupun kerajinan tangan kreatif dari bambu. Ketika kita melangkah ke dapur masih banyak peralatan memasak yang terbuat dari bambu meskipun sudah banyak tergeser dengan alat dari plastik, melamin maupun alumunium.Saat di belakang rumah tersusun sebuah kandang sapi, kandang ayam maupun kelinci yang juga terbuat dari susunan bambu.
Semasa kecil dahulu manfaat bambu yang lain diantaranya adalah membuat kentongan, alat music tradisional, kayu bakar, tangga, alat untuk memancing, sebagai obor di waktu malam, tongkat pramuka, rakit untuk menyeberangi sungai, sebagai jembatan sungai, bahkan sebagai penutup jenazah di liang lahat sebelum di tutup dengan tanah dan masih banyak lagi. Hari ini bambu masih sangat dibutuhkan selain untuk kebutuhan rumah tangga, bambu mempunyai nilai seni dan artistik yang tinggi sehingga layak jual dan bernilai ekonomis. Contoh saja rumah-rumah seniman atau vila di pegunungan, kreasi kerajinan yang unik,gubuk-gubuk rumah makan, memasang umbul-umbul reklame di pingir jalanan, dan masih banyak contoh yang lain.
Berbicara manfaat bambu jelas tidak akan cukup dalam kertas ini. Karena manfaatnya yang begitu banyak itulah yang mendasari kami menamakan organisasi Karang Taruna dusun Tonggalan Wedomartani dengan nama ‘Prink Petong’, sebuah kependekan dari Persatuan Saking Pemuda/i Tonggalan. Harapan kami dengan nama yang terinspirasi dari bambu atau dalam bahasa Jawa disebut ‘pring’ kami bisa memberikan banyak manfaat untuk masyarakat dusun Tonggalan pada khususnya, dan di luar dusun pada umumnya. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa “Sebaik-baik kamu adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain” (HR. Thabrani dan Daruquthni). Akhir kata semoga kita semua bisa belajar dari si rumput bambu yang terus memberi manfaat bagi kehidupan.
Widjaya FM-Purwanto
- Analisis
- dibaca 345x
- [0] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



