Hafidzin : PT menantang saya untuk lapor ke BNP2TKI dan Presiden
Tindak Lanjut atas Informasi ini:
Diteruskan:
Indramayu - Usaha maksimal yang dilakukan oleh Hafidzin suami dari Ajizah TKW Asal Indramayu yang dipindahkerjakan dan mengalami pengekploitasian masih belum membuahkan hasil. Padahal, entah berapa kali pria yang berprofesi sebagai sopir ini mendatangi dan menghubungi PT yang menyalurkan istreinya untuk bertanggungjawab.
Namun saat ini, hafidzin mau membuang jauh nama PT. Sukma Insan Kamil yang beralamat di jl. Malaka selatan no.9 kelurahan pondok kelapa kec. Duren sawit, jaktim dari daftar lembaga yang diminta bantuan untuk bisa memulangkan isterinya. Hafidzin merasa percuma menghubungi PT yang memberangkatkan isterinya tersebut karena sering mendapatkan jawaban yang sangat mengecewakan
“ saat saya melapor, mereka jawab begini. Kalau berangkat ke luar negeri ya sudah resikonya seperti itu, kalau mau aman, bekerja saja di Indonesia “ Ucap Hafidzin menirukan ucapan salah satu staf PT tersebut.
Karena istri tercintanya belum juga dipulangkan, hafidzin kembali menghubungi PT untuk mempertanyakan tanggung jawabnya. Bahkan hafidzin juga tidak segan menelfon agen yang berada di luar negeri demi bisa memulangkan istrinya ke Indonesia. Jawaban yang diterima hafidzin kembali tidak memuaskan. Pihak PT berdalih hanya bisa memberangkatkan, namun tidak bisa memulangkan.
“ Pihak PT bilang, mereka Cuma bisa memberangkatkan tapi tidak bisa memulangkan” Ungkapnya
Walaupun selalu mendapatkan jawaban yang memuaskan, Pria Asal Desa Kiajaran Loh Bener Indramayu ini kembali mempertanyakan tanggungjawab PT terhadap nasib isterinya yang berada di Oman. Namun, Jawaban yang diterima Hafidzin kali ini membuat hafidzin tidak lagi mempercayai PT.Insan Kamil.
“ pas saya kembali menanyakan isteri saya, mereka Jawab Silahkan laporkan saja ke BNP2TKI atau Presiden, saya tidak takut” jelas Hafidzin dengan nada gemas.
Jawaban yang diterima Hafidzin yang terakhil kali, membuatnya bingung untuk bisa memperjuangkan nasib isterinya yang sedang mengalami cobaan yang cukup berat.
“ Enggak tahu mas saya mau lapor kemana lagi, bingung. Kalau saya tidak berusaha, saya kasihan isteri saya. Tapi sudah berbulan-bulan saya usaha, masih saja belum mendapatkan hasil. Semoga saja ada yang bisa memulangkan isteri saya ke Indonesia” Harap Hafidzin.
- JARiK Cirebon
- Berita
- dibaca 311x
- [1] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



