Pemuda Adat Minta RUU Masyarakat Adat Disahkan
Jakarta, Suarakomunitas - Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) menuntut DPR segera mensahkan RUU Perlindungan dan Penghormatan Hak-hak Masyarakat Adat.
Dalam aksi di depan gedung MPR/DPR RI, Senin (30/1), sekitar 150 orang demonstran yang merupakan kualisi dari komunitas pemuda adat seluruh wilayah Nusantara ini, berada dalam naungan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN).
Perwakilan NTB dan Maluku yaitu BARALOSA (Barisan Pemuda Adat Lombok Sumbawa) yang di pimpin oleh Nanang Noise dan ARMADA (Aliansi Pemersatu Pemuda Adat Kepulauan Maluku) oleh Munadi.
"Kami tidak hanya meminta disahkannya RUU untuk masyarakat adat, kami juga meminta agar pemerintah segera menarik militer yang dikerahkan untuk 'mengamankan' masyarakat adat," kata Koordinator Aksi BPAN, Simon Pabaras.
Menurut Simon, tanah dan sumber daya alam di wilayah masyarakat adat telah dirampas dan tak jarang dengan menggunakan cara-cara militeristis yang menyakitkan mereka.
"Kami akan melanjutkan orasi ke Istana Presiden hari ini," kata Simon yang menambahkan BPAN akan terus berupaya setidaknya hingga 100 hari ke depan.
Simon mengatakan, ada lima perwakilan BPAN yang kini sedang berusaha berdialog dengan para wakil rakyat di Komisi II untuk dapat memenuhi tuntutan utama mereka.
BPAN ini juga mendesak Kementerian Pemuda dan Olahraga lebih memperhatikan program-program khusus untuk pemuda adat di seluruh Nusantara.
"Kami juga mendesak pemerintah untuk menjalankan semua perjanjian internasional yang telah disetujui terkait hak-hak masyarakat adat," ujar Simon.
Humas Aman, Jopi Peranginangin mengatakan, bahwa masih akan berdatangan puluhan pemuda adat dari berbagai daerah untuk berunjukrasa.
Badan Legislasi DPR sudah menetapkan RUU Masyarakat Adat menjadi prioritas Prolegnas 2012. (Nanag/sk-010)
- Primadona FM
- Berita
- dibaca 210x
- [0] komentar




Lombok Tengah, Suarakomunitas.net - Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini masih cukup tinggi yakni mencapai 19,92 persen. Karenanya pemerintah setempat telah melakukan
MATARAM - Untuk mengakselarasikan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah telah mengembangkan pariwisata didaerah pesisir Lombok.
MATARAM - Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), wilayah kepulauan, hingga saat ini masih cukup rendah, jika dibandingkan dengan pulau-pulau besar di Indonesia.
Bogor, Jawa Barat- Peluncuran Pintu Gerbang Layanan Pesan Singkat (SMS Gateway) untuk kampanye Strategi-strategi Terhadap Munculnya Wabah Flu dalam mendorong terciptanya
MATARAM - Kongres Sunda Kecil dan Maluku (Sukma) yang dilaksanakan sejak tanggal 20-24 Mei mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang konstruktif sebagai pemecahan masalah
Cianjur (Suara Komunitas) - HAUS adalah salah satu ciri unggas yang sehat yang berarti Halal, Aman, Utuh dan Sehat, seperti yang diungkapkan Yuliana (38) selaku narasumber 



