Angin Barat Tunda Kepulangan Rombongan
Selong, SK – Peresmian Desa Maringkik berakhir sekitar pukul 12.00 wita. Seluruh rombongan yang hadir dipersilahkan untuk menikmati jamuan makan siang ala Maringkik. Beberapa jenis makanan yang suguhkan sedikit berbeda dengan yang biasa ditemukan di warung – warung atau rumah makan. Ini menjadi khas tersendiri yang bisa saja dikembangkan menjadi masakan kuliner nantinya.
Tak lama kemudian, selesai jamuan rombongan beranjak ke dermaga yang menjulur sepanjang 50 m menghadap Teluk Jor di tepi barat, yang masih dalam proses pembangunan. Dermaga tersebut merupakan proyek dari Dinas Perhubungan Kab. Lombok Timur.
Tak diduga, tiupan angin makin dahsyat sehingga hampir saja setiap orang tak berani bergeser dari posisinya berdiri. Takut terjatuh karena tak kuat mengimbangi hembusan angin tersebut. Gelombang mulai naik ke pangkal dermaga dan menghempas tebing – tebing sekitar rumah penduduk. Sebagian mulai panik karena tidak terbiasa dengan kondisi alam yang demikian. Ngeri, kira – kira seperti itulah yang tergambar dalam pikirannya.
Lain halnya dengan warga setempat, mereka tampaknya biasa – biasa saja. Apa yang terjadi merupakan sesuatu yang biasa.
Angin Barat, demikian masyarakat pesisir di wilayah selatan menyebutnya. Mungkin yang dimaksud adalah Angin Muson Barat yang bertiup dari barat daya menuju tenggara setiap tahunnya. Angin Barat tersebut biasanya terjadi sekitar bulan 9 (sembilan) atau 10 (sepuluh) penanggalan Sasak. Puncak angin tersebut akan terjadi selama 9 hari/malam pada bulan 9 dan akan berakhir memasuki bulan 10 menjelang Tradisi Bau Nyale.
Salah seorang tokoh agama, TGH Mujiburrahman yang ikut dalam rombongan tersebut menyerukan untuk menunda kepulangan. Waktu sholat sudah tiba, seluruh rombongan diminta untuk beri’tikaf sejenak di masjid, sambil memohon agar situasi segera mereda.
Usai sholat berjamaah yang dipimpin langsung oleh tuan guru, beberapa orang terlihat bercengkrama dan berdiskusi di serambi masjid. Rombongan akhirnya kembali ke dermaga sekitar pukul 15.00 wita dan berangkat pulang menggunakan perahu mesin menuju Dermaga Telong – elong.
Pengalaman yang tak terlupakan, terutama bagi yang pertama kalinya berkunjung ke pulau tersebut. Sebuah catatan yang diharapkan dapat tersampaikan untuk mengajak kita segera bertindak demi kemajuan Desa Maringkik.
- Gelora FM
- Berita
- dibaca 163x
- [0] komentar




Medan (Suara Komunitas.net) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, RSU Permata Bunda, Klinik Spesialis Bunda dan Hotel Garuda Plaza Medan menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan bantuan kacamata
Medan (Suara Komunitas.Net) – Hendry Ch Bangun mengatakan, uji kompetensi bagi wartawan dilakukan agar wartawan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik. Hal itu dikatakannya
Batubara(Suara Komunitas.Net) Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Zarhalwi menyampaikan selamat bekerja bagi Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan
Blangpidie,Aceh Barat Daya- Air mata yang menetes terlihat membasahi kedua belah pipi Jusmanidar.Ibu dari Empat anak ini baru saja menangisi kepergian "Rahul",orang utan hewan piarannya.Kesedihan
Sauara komuanitas – Ribuan Warga Kecamatan Banda Baro Kabup Aten Aceh Utara Selasa 15 Mei 2012 Tumpah Ruah Dihalaman Mesjid Kecamatan Tersebut Dalam Rangka Menyaksikan Penutupan Musabaqah 

