Pria Stres DitemukanSekarat Di Parit PJKA
Batubara (Suara Komunitas.Net) Setelah sadar seorang lelaki diperkirakan berusia (37) diduga stres mengaku bernama Inggi Surbakti, warga Kampung Gembiri Jl Gundaling Berastagi ditemukan warga dalam keadaan sekarat didalam parit galian PJKA dusun III Desa Sumber Makmur, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara, jum'at (27/1) sekira pkl 05.30 Wib.
Posisi korban saat ditemukan dalam keadaan terlentang mempergunakan baju kaos warna merah dan memakai celana dalam (Cempak) dalam keadaan mengalami luka dibagian bahu atas sebelah kanan, pangkal paha sebelah kanan luka goresan sehingga warga sempat menduga korban pagi itu diserempet Kereta Api (KA) yang datang dari arah stasiun Perlanaan menuju kisaran, karena posisi korban juga ditemukan didalam parit galian PJKA yang berjarak 2 meter dari rel KA.
Menurut warga penemu pertama korban, Goyeng (47) warga dusun III Desa Sumber Makmur yang berdomisili tak jauh dari TKP pada pewarta Suara Komunitas, pagi itu sekira pukul 05.20 Wib dirinya mendengar suara klakson KA berbunyi panjang tak seperti biasanya, saat dirinya keluar dari rumahnya ada seseorang wanita yang mau berangkat bekerja dalam keadaan ketakutan menghampirinya sambil mengatakan, "Ada orang tergeletak didalam parit", mendengar pengaduan itu, tak lama kemudian Goyeng bergegas melihatnya, ternyata didalam parit sesosok lelaki mendengkur kesakitan, lalu Goyeng pulang kerumahnya dan datang lagi memakaikan celana panjangnya kepada korban untuk menutupi kemaluan korban.
Namun anehnya korban yang diduga mengalami gangguan jiwa itu bisa secara normal.Dia mengatakan, dirinya bukan diserempet KA, melainkan mengaku dipukuli seseorang yang tak dikenalnya lalu dibawa ke TKP dan ditinggalkan begitu saja.
Atas penemuan korban sudah dilaporkan warga ke Kepala Dusun untuk disampaikan kepada Kepala Desa untuk ditindaklanjuti ke Dinas Sosial Pemkab Batubara dan ke Polsek Limapuluh, namun sayangnya secara kemanusian, sampai pukul 09.00 Wib tak seorangpun dari pihak berkompeten datang mengevakuasi korban, setalah sekira pukul 10.20 Wib baru datang pihak Polsek Limapuluh menggunakan mobil patroli Lantas mengangkat dan memboyong korban ke Puskesmas Limapuluh untuk mendapatkan perawatan medis. (Holong)
- Rakom Tanjung Bunga
- Berita
- dibaca 122x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


