Potensi Strategis, Bunaken Destinasi Wisata Dunia
Taman Nasional Bunaken (TNB) baru saja ditetapkan sebagai lokasi tujuan wisata dunia oleh negara-negara ASEAN saat berlangsungnya ASEAN Tourism Forum (ATF) di Manado, Sulawesi Utara 8-15 Januari 2012. Pada pertemuan Menteri Pariwisata ASEAN ke-15 tersebut TNB menjadi salah satu yang direkomendasikan dari 16 lokasi wisata yang ada di Indonesia sebagai tempat wisata yang layak, ditinjau dari sisi pengelolaannya.
Sejak 24 september 1992, Taman Nasional Bunaken sebenarnya telah menjadi ikon wisata Provinsi Sulawesi Utara melalui penetapan Cagar Alam Laut oleh Menteri Kehutanan yang kemudian diresmikan oleh Presiden Soeharto. Kala itu TNB terlihat indah dalam kategori ‘perawan’ dengan lekukan alam bawah laut yang mempesona bersama kehidupan habitat laut nan lengkap dari jutaan ragam karang dan ikan warna warni penghias kawasan di Teluk Manado itu.
Keanekaragaman biota laut tersebut menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung kesana. Bunaken seketika terkenal sebagai kawasan wisata laut sehingga keindahan bawah laut Bunaken mendatangkan berkah bagi warga setempat. Masyarakat mendapat kesempatan berusaha dalam rangka meningkatkan perekonomian keluarga melalui kreatifitas masing-masing. Kebanyakan dari mereka menjual kerajinan tangan dan benda-benda berasesoris Bunaken serta membuka usaha penginapan. Namun tak sedikit pula dari mereka yang menjadi pemandu wisata dari para pelancong lokal maupun internasional yang berkunjung. Bunaken menjadi potensi strategis dan memberi kontribusi signifikan bagi gerak laju ekonomi masyarakat.
Namun seiring perkembangan waktu, TNB merasakan tekanan dan kemerosotan pada tingkat yang memprihatinkan. Kurangnya kualitas dan kuantitas tutupan terumbu karang, infrastruktur pendukung dan kebersihan, menjadi isu yang terus digelontorkan banyak pihak. Manajemen pemeliharaan mutlak dilakukan ketika kawasan ini telah ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata dunia. Bila tidak ada langkah-langkah positif yang dilakukan dalam rangka menjaga dan melestarikan potensinya, dampak ganda akan dirasakan oleh masyarakat setempat berangsur-angsur akan menggerus mereka.
Akhirnya pada penyelenggaraan ATF, Bunaken ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata dunia di kawasan ASEAN bersama kawasan wisata lainnya di Indonesia seperti Sabang di Provinsi Aceh, Danau Toba di Sumatera Utara, Derawan di Riau, Toraja di Sulawesi Selatan, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Raja Ampat di Papua, Kota Tua di Jakarta, Pangandaran di Jawa Barat, Borobudur di Jawa Tengah, Batur di Bali, Rinjani di Nusa Tenggara Barat, Bromo/Tengger/Semeru di Jawa Timur dan Komodo/Danau Kelimutu di Flores. (Marcos MD)
- JRK SULUT
- Feature
- dibaca 226x
- [0] komentar




Medan (Suara Komunitas.net) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, RSU Permata Bunda, Klinik Spesialis Bunda dan Hotel Garuda Plaza Medan menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan bantuan kacamata
Medan (Suara Komunitas.Net) – Hendry Ch Bangun mengatakan, uji kompetensi bagi wartawan dilakukan agar wartawan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik. Hal itu dikatakannya
Batubara(Suara Komunitas.Net) Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Zarhalwi menyampaikan selamat bekerja bagi Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan
Blangpidie,Aceh Barat Daya- Air mata yang menetes terlihat membasahi kedua belah pipi Jusmanidar.Ibu dari Empat anak ini baru saja menangisi kepergian "Rahul",orang utan hewan piarannya.Kesedihan
Sauara komuanitas – Ribuan Warga Kecamatan Banda Baro Kabup Aten Aceh Utara Selasa 15 Mei 2012 Tumpah Ruah Dihalaman Mesjid Kecamatan Tersebut Dalam Rangka Menyaksikan Penutupan Musabaqah 

