Di Bandung Ada Bayi Diduga Busung Lapar
Bandung, Bayi bernama Renaldi lahir pada tanggal 5 Nopember 2011 di duga kekurangan gizi / busung lapar. Renald adalah anak dari bapak Rohman (36) yang kesehariannya adalah seorang buruh serabutan. Renaldi dan orangtuanya tinggal rumah sederhana di Gang Abah Muhammad II No 346/186 RT 02 RW 11, kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung.
Menurut Ketua Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Jawa Barat, Dedi Fauzi, sejak awal proses kelahirannya di RSHS Bandung Renaldi sudah mendapatkan kesulitan. Renaldi harus menginap selama 6 hari di ruang persalinan karena keluarganya belum mampu membayar biaya persalinan.
"Si ibu bayi dan keluarga bayi itu mendapatkan intimidasi dari pihak keamanan dan administrasi rumah sakit, agar keluarga itu segera pulang. Pihak rumah sakit melontarkan ucapan yang menyudutkan seperti kalo ada duit berapa saja, maka ibu itu bisa pulang, dan diminta cepat pulang karena ada banyak yang antri untuk melahirkan" tutur Dedi.
Lebih lanjut Dedi menjelaskan keterlibatan lembaganya untuk membantu bayi yang diduga busung lapar ini setelah ada laporan dari staff lapangannya. SRMI melakukan upaya untuk melobi pihak rumah sakit untuk tidak mengintimidasi dan memberikan pelayanan kepada anak tersebut layaknya warga yang lainnya.
"Setelah SRMI mendampingi keluarga dengan ditindaklanjuti dengan mendatangi pihak rumah sakit dan menjelaskan bahwa keluarga tersebut adalah benar dari keluarga miskin dan harus di tanggung oleh Jampersal akhirnya si bayi dapat pulang dengan selamat" Jelas Dedi.
Beberapa bulan kemudian, sekitar minggu pertama Januari 2012, karena himpitan ekonomi, si ibu bayi yang bernama Mariam rela meninggalkan bayinya, dimana saat di tinggalkan kondisi bayi tersebut sangat memperihatinkan, diduga kekurangan gizi perut renaldi kembung mirip bayi yang terkena busung lapar. Pihak keluarga terdekat Renaldi terutama neneknya kemudian merawat bayi tersebut, adapun kondisi perut yang membuncit tersebut sudah agak mengecil.
"Namun tetap saja kondisi Renaldi sangat mengkhawatirkan karena hanya di beri air tajin (sisa nanak nasi) yang kemudian di capur gula merah sebagai pengganti susu, hal ini karena pihak keluarga terutama si nenek dan kakek bayi tersebut juga dalam kondisi ekonomi yang sangat parah" Jelas Dedi.
Dedi menjelaskan bahwa kondisi tempat tinggal kakek dan nenek Renaldi berada di rumah yang hanya berlantaikan tanah, memasak dengan kayu bakar dan hanya kerja serabutan.




Medan (Suara Komunitas.net) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, RSU Permata Bunda, Klinik Spesialis Bunda dan Hotel Garuda Plaza Medan menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan bantuan kacamata
Medan (Suara Komunitas.Net) – Hendry Ch Bangun mengatakan, uji kompetensi bagi wartawan dilakukan agar wartawan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik. Hal itu dikatakannya
Batubara(Suara Komunitas.Net) Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Zarhalwi menyampaikan selamat bekerja bagi Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan
Blangpidie,Aceh Barat Daya- Air mata yang menetes terlihat membasahi kedua belah pipi Jusmanidar.Ibu dari Empat anak ini baru saja menangisi kepergian "Rahul",orang utan hewan piarannya.Kesedihan
Sauara komuanitas – Ribuan Warga Kecamatan Banda Baro Kabup Aten Aceh Utara Selasa 15 Mei 2012 Tumpah Ruah Dihalaman Mesjid Kecamatan Tersebut Dalam Rangka Menyaksikan Penutupan Musabaqah 

