Mandalamekar Jaga Kelestarian Pohon Aren
Bila dicermati pohon kawung (aren/enau) begitu banyak manpaat dan khasiatnya, bila diurai hampir tak tersisa, semua bagian pohon itu bermanfaat, mulai dari nira, buah, daun, dahan, ijuk, pohon dan akarnya.
Pohon aren (Arenga pinnata, suku Arecaceae) di Mandalamekar tahun 2005 sampai pertengahan tahun 2007 nyaris habis, dengan membabi buta warga Mandalamekar menjual pohon aren kepada tengkulak dengan harga yang murah tanpa pilih bulu, semua pohon ini dijual baik yang produktif ataupun tidak, oleh tengkulak kemudian di jadikan tapioka yang terbuat dari dalam batang pohon nya.
Melihat kondisi yang tidak menguntungkan warga, di samping tidak ada upaya untuk menanam kembali, pohon ini jelas akan musnah. Perlu diketahui sampai saat ini di Mandalamekar pohon enau dikembangbiakan secara alami, buah yang matang di makan musang, dari kotoran musang itulah bibit pohon enau tumbuh. Walaupun kami mencoba untuk menyemainya tapi masih kesulitan, juga hasilnya belum tentu produktif. Warga Mandalamekar saat ini melihat produktif atau tidaknya baru dilihat dari satu sisi manfaatnya saja, yaitu dari hasil nira nya.
Karena hal di atas, Pemerintah beserta BPD Desa Mandalamekar berupaya melindungi pohon enau yang banyak manfaat dan khasiatnya itu, dengan Peraturan Desa (Perdes} Mandalamekar, Tentang Konservasi Alam, No. 3 Tahun 2007,
Pohon Kawung (enau) adalah jenis pohon unggulan di wilayah Desa Mandaalamekar sehingga tidak boleh diperjual belikan. Kalau pohon enau ini dianggap mengganggu silahkan ditebang tapi tidak boleh diperjual belikan.
Sampai saat ini Perdes tersebut masih efektif, bisa mencegah dari kemusnahan, kalau ada pelanggaran langsung diselesaikan di tingkat desa. Ada rasa khawatir sampai kapankah perdes ini bisa bertahan ?, sebab di Kabupaten Tasikmalaya baru Mandalamekar yang melindungi pohon tersebut, padahal konon katanya perlindungan pohon enau ada Peraturan Daerah (Perda) Kab. Tasikmalaya, tapi entah nomor berapa, entah tahun yang mana, begitu sulit dicarinya.
Salah satu khasiat dari pohon enau, gula aren (merah) sangat baik untuk memulihkan stamina dan perlindungan hati bagi yang berpenyakit hepatitis, atau akarnya sangat bagus dibuat jamu untuk mengobati rasa pegal ketika kecapaian karena terlalu berat bekerja, akarnya juga menjadi filter sehingga air tanah yang mengalir didalamnya akan terlihat bening, bebas dari dedak bebatuan dan aman untuk diminum.
Dan seabreg manfaat lainnya, tak cukup kami uraikan satu persatu. Yang jelas kami sangatlah meyakini manakala perdagangan bebas (AFTA) diberlakukan, hasil dari pohon inilah yang akan menjadi salah satu komoditas unggulan di Indonesia, karena manfaat dan khasiatnya akan dicari banyak negara.
Sebenarnya perlu peraturan minimal setingkat kabupaten untuk melindungi pohon enau, kami tak mungkin melakukannya sendirian karena gangguan sering datang dari luar desa. Tapi apa mereka mau ?. Ataukah mereka masih bermimpi bisa bersaing dalam dunia teknologi, sehingga tak mau memperhatikan konten lokal yang akan menjadi komoditas unggulan ? Wallohu'alam
- Ruyuk FM
- Pendapat
- dibaca 747x
- [1] komentar




Medan (Suara Komunitas.net) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, RSU Permata Bunda, Klinik Spesialis Bunda dan Hotel Garuda Plaza Medan menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan bantuan kacamata
Medan (Suara Komunitas.Net) – Hendry Ch Bangun mengatakan, uji kompetensi bagi wartawan dilakukan agar wartawan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik. Hal itu dikatakannya
Batubara(Suara Komunitas.Net) Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Zarhalwi menyampaikan selamat bekerja bagi Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan
Blangpidie,Aceh Barat Daya- Air mata yang menetes terlihat membasahi kedua belah pipi Jusmanidar.Ibu dari Empat anak ini baru saja menangisi kepergian "Rahul",orang utan hewan piarannya.Kesedihan
Sauara komuanitas – Ribuan Warga Kecamatan Banda Baro Kabup Aten Aceh Utara Selasa 15 Mei 2012 Tumpah Ruah Dihalaman Mesjid Kecamatan Tersebut Dalam Rangka Menyaksikan Penutupan Musabaqah 

