Serabi masih memiliki tempat dihati warga
Walaupun zaman kian modern dan semuanya serba digital dan aneka cemilan dan jajanan instant beredar sampai ke pelosok pelosok kampung, namun Serabi tetap ada dihati masyarakat.Buktinya salah seorang warga desa barejulat Inaq Kedet (50) selalu laris manis dan habis setiap ia membuat serabi dan kemudian menjualnya di warung miliknya yang ia bangun tepat didepan rumahnya yang persis terletak dipinggir jalan.
Inaq Kedet memulai berjualan Serabi sekitar hanya sejak dua tahun lalu. Tidak lama, namun ia mengaku tidak akan berhenti berjualan serabi karena warungnya selalu ramai dan serabinya itu setiap pagi selalu habis terjual. Serabi masih banyak disukai orang dan tak tersisih oleh jajanan lain yang saat ini banyak beredar kekampung-kampung. Selain itu harganya sangat murah hanya Rp.1000 saja.
Selain Inaq Kedet, Inaq Jonet (50) rupa-rupanya juga lebih dahulu berjualan Serabi. Bahkan sampai ia tidak ingat lagi kapan ia memulai membuat serabi dan hingga saat ini masih tetap eksis. Selain berjualan di warung yang juga ia buat didepan rumahnya, inaq Jonet justeru berjulan serabi kepasar-pasar sekitar, yang terdekat dengan desanya. Seperti ke pasar bungkate pada hari jumat pagi, ke pasar puyung pada hari minggu pagi dan kepasar Telage Waru pada hari rabu pagi serta kepasar lainya disekitar kecamatan jonggat. Inaq Jonet juga rupa-rupanya sudah sangat menyukai pekerjaanya membuat dan menjual serabi. Ia akan terus berjualan serabi selagi ia masih mampu.
Anggota DPRD dari Dapil V Jonggat –Pringarata Suhardiman menanggapi hal ini, mengatakan masyarakat seperti mereka adalah contoh bagi masyarakat lain yang hoby memasak dan berjualan. Serabi bisa menjadi salah satu contoh bagi masyarakat didesa lain untuk diikuti. Selain rasanya yang enak, serabi juga sehat karena bahan-bahanya yang digunakanya masih alami dan tradisional.
“Serabi itu enak dan sehat. Lihat saja memasaknya saja dengan alat tradisional remaganya dari anyaman tanah dan dibakar dengan kayu. Ini sangat alami dan tanpa campuran bahan-bahan kimia.parutan kelapa, gula merah, tepungnya semunapya alami.Jadi sangat menyehatkan dan tanpa efek samping. Ini jajanjan tradisional yang sehat untuk dijadikan jajan untuk ngemil setriap hari, dan harganya terjangkau Cuma seribu sebungkus”Pungkasnya singkat. (Sading)
- Talenta FM
- Berita
- dibaca 233x
- [0] komentar




Medan (Suara Komunitas.net) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, RSU Permata Bunda, Klinik Spesialis Bunda dan Hotel Garuda Plaza Medan menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan bantuan kacamata
Medan (Suara Komunitas.Net) – Hendry Ch Bangun mengatakan, uji kompetensi bagi wartawan dilakukan agar wartawan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik. Hal itu dikatakannya
Batubara(Suara Komunitas.Net) Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Zarhalwi menyampaikan selamat bekerja bagi Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan
Blangpidie,Aceh Barat Daya- Air mata yang menetes terlihat membasahi kedua belah pipi Jusmanidar.Ibu dari Empat anak ini baru saja menangisi kepergian "Rahul",orang utan hewan piarannya.Kesedihan
Sauara komuanitas – Ribuan Warga Kecamatan Banda Baro Kabup Aten Aceh Utara Selasa 15 Mei 2012 Tumpah Ruah Dihalaman Mesjid Kecamatan Tersebut Dalam Rangka Menyaksikan Penutupan Musabaqah 

