Beda Jurusan
Hari Ahad itu cerah ketika waktu menunjukkan jam tujuh pagi. Saya bersama teman-teman baru saja turun dari angkutan kota di Pasar Kosambi, Kota Bandung. Meskipun saya sudah tidak muda lagi, tapi empat orang teman saya adalah para mahasiswi UNPAD Bandung. Mereka bermaksud mencari masukan dari para pedagang dan pembeli di pasar tradisional dalam rangka penelitian yang merupakan tugas kampus, sementara saya hanya berperan sebagai pemandu.
Banyak pedagang kakilima yang sempat diwawancarai, seperti pedagang sayuran, bakso, es cendol bahkan penjual CD/VCD bajakan. Saat sedang menelusuri bahu jalan Jenderal Ahmad Yani yang penuh sesak oleh para pedagang, seorang pengemis laki-laki tua mencolek kaki saya, "Agan..., kasihan saya juragan, saya mohon sedekahnya!"
Tanpa komentar saya merogoh kantong dan melempar dua keping uang recehan ke dalam mangkuk plastik yang ada di pangkuan sang pengemis. Kemudian teman-teman pun spontan masing-masing mengeluarkan selembar uang ribuan yang tentu saja mengagetkan sekaligus menggembirakan Pak Tua.
"Terimakasih eneng-eneng geulis, cantik! Masih sakola Neng?!
"Kami dari UNPAD Pak!"
"Oh..., atuh dari umpad mah di Jatinangor Neng?!"
"Iya betul, Bapak tahu?"
"Yah, kapanan anak Bapak juga di sana, tiap hari perginyah pake Bis DAMRI."
"Ualah, di Fakultas apa Pak?" Kami terkesan dan mulai penasaran. Ini pasti bahan tulisan menarik di mana seorang pengemis bisa menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi.
"Ah tidak dipanggul tas anak Bapak mah, disoren sajah karena cuma bawa tas kecil."
"Maksud kami spesialisasi studinya yang lebih spesifik di program studi apa?" Telisik teman-teman.
Pak Tua nampak semakin bingung dengan pertanyaan ala mahasiswa itu. Kemudian saya mengambil inisiatif bertanya. "Begini Pak, anak Bapak yang di UNPAD itu sakola tukang dokter, tukang insinyur, tukang guru atau..."
"Yaah atuh anak Bapak mah tidak begituh, tapi beginih!"
"Maksud Bapa teh kumaha, gimana?"
"Ya beginih inih seperti bapak, cuma beda jurusan. Bapak mah di jurusan Kosambi, kalau anak bapak mah di jurusan umpad ituh, ya beginih inih!" Papar Pak Tua seraya menunjukkan mangkuk plastik yang ada di pangkuannya.(Wahyu MK-dari tulisan yang tercecer 170802)
- Suara Komunitas
- Pengalaman
- dibaca 343x
- [0] komentar




Medan (Suara Komunitas.net) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, RSU Permata Bunda, Klinik Spesialis Bunda dan Hotel Garuda Plaza Medan menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan bantuan kacamata
Medan (Suara Komunitas.Net) – Hendry Ch Bangun mengatakan, uji kompetensi bagi wartawan dilakukan agar wartawan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik. Hal itu dikatakannya
Batubara(Suara Komunitas.Net) Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Zarhalwi menyampaikan selamat bekerja bagi Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan
Blangpidie,Aceh Barat Daya- Air mata yang menetes terlihat membasahi kedua belah pipi Jusmanidar.Ibu dari Empat anak ini baru saja menangisi kepergian "Rahul",orang utan hewan piarannya.Kesedihan
Sauara komuanitas – Ribuan Warga Kecamatan Banda Baro Kabup Aten Aceh Utara Selasa 15 Mei 2012 Tumpah Ruah Dihalaman Mesjid Kecamatan Tersebut Dalam Rangka Menyaksikan Penutupan Musabaqah 

