Pelatihan Media RBM Mulai Digelar, Peserta Bersemangat
Sekitar 80-han orang yang terdiri dari perwakilan Pihak pelaksana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM-MP) Integrasi sekabupaten Lombok Tengah, dengan khusuk dan penuh semangat mengikuti pelatihan media Ruang Belajar Masyarakat (RBM) yang digelar mulai senin kemarin (28-11-2011) di gedung Dakwah Praya.
Pelatihan yang erat kaitanya dengan Media tersebut dibuka langsung oleh Kepala Badan (KABAN) Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Drs. H.L Rosidi. Dalam sambutanya ia mengatakan pelatihan Media yang dilaksanakan Pokja RBM PNPM MP Integrasi ini salah satu kegiatan yang memberi indikasi keterbukaan Program Pemberdayaan Masyarakat tersebut. RBM merupakan sebuah kegiatan yang membuka peluang bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan apa saja yang menyangkut meningkatnya kwalitas pelaksanaan PNPM MP dan yang lainya.
"Untuk menunjang kegiatan PNPM ini, dari Tim Koordinasi maupun pemerintah pusat menyerap aspirasi kita sehingga untuk organisasi yang tumbuh di PNPM ini hampir semua organisasi dibentuk. Ini merupakan tanda keseriusan dan kuatnya pemerintah untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan. Kalau kita lihat Tim koordinasi puast ada, Provinsi ada, kabupaten ada satkernya. Setelah itu dikecamatan itu ada namanya UPK (Unit Pengelola Kegiatan-red) , BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa-red), FK(Fasilitator Kecamtan-red), FT (Fasilitator Teknik-red) kemudian di Desa ada namanya TPK, KPMD dan lain-laian. Sekarangpun dibuat Ruang Belajar Masyarakat. Dibukanya Ruanag belajar masyrakat ini untuk kegiatan apa saja yang dibutuhkan oleh masyrakat. Hal ini penting sekali, dimana PNPM ini telah membuka diri untuk diawasi oleh seluruh kalangan dan komponen masyarakat. Bukan diawasi hanya oleh kelompok elite desa tertentu yang justeru bisa saja di rekayasa, tapi sekarang melalui media yang ada siapa saja boleh mengkritisi bagaimana pelaksanaan kegiatan PNPM yang ada di desa."Paparnya.
Lebih lanjut H.L Rosidi, menyebutkan untuk tahun anggaran 2011 ini kabupaten Lombok Tengah mendapatkan alokasi dana untuk PNPM MP sekitar Rp.27.600.000.000.- realisasi keuanganya sudah mencapai 100% terdiri dari kegiatan untuk fisik 95%. Informasi ini diharapkan kepada para pesrta pelatihan bisa dijadikan sebagai acuan untuk melakukan pengawasan terhadap bagaimana pelaksanaanya di tengah masyarakat.
"Mungkin saja ada kegiatan-kegiatan fisisk yang belum selesai nanti bapak dan ibu peserta pelatihan bisa menanyakan hal itu. Mungkin mekanisme menyampaikan pemdapat, menyampaikan informasi perlu diatur. Jangan sampai juga belum apa-apa sudah lapor dulu ke kejasaan umpamanya, ini kan hal-hal yang tidak kita inginkan. Karena PNPM ini juga menginginkan bila terjadi masalah diselesaikan dulu ditengah masyarakat. Contohnya sebagai informasi saja, bila ada tunggakan SPP tidak serta merta kita laporkan ke polisi atau langsung ke kejakssaan dulu, tetapi diselesaikan masalahnya secara bersama oleh masyarakat. Mungkin tenyata bila salah satu ada kelompok yang sudah meninggal, awik-awiknya ditanggung oleh anggota kelompok.Padahal awiq-awiq itu sendiri diterima oleh anggota kelompok juga, na ini jangan nanti tanpa konfirmasi malah memakai pamswakarsa untuk menggeret yang bersangkutan. Jangan sampai seperti itu."Tegasnya.
Disamping itu lanjut HL. Rosidi, pada tahun 2011 ini kabupaten Lombok Tengah juga mendapatkan PNPM MP Integrasi dana sebear Rp.5.000.000.000. dimana 20% merupakan dana Co-shering dari pemerintah daerah. Pada PNPM MP Integrasi ini dijelaskan dananya berasal dari Anggaran Perencanaan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp. 4.000.000.000 dan Rp.1.000.000.000 dari Anggaran Perencnaan Belanja Daerah (APBD II). Dimana pelakasanaan fissik dilapangan sudah mencapai 75% untuk keuangan APBN dan 50% untuk APBD, hal ini terjadi karena dana dari APBD itu, sebesar Rp.500.000.000 dialokasikan di APBD Murni dan sisanya dialokasikan pada APBD perubahan, untuk itu pihaknya masih menunggu disahkannya APBD perubahan tersebut baru kemudian akan dilajukan pencairan danaya.
"Selanjutnya dalam rangka meningkatkan menurunya IPM (Indeks Prestasi Masyarakat-red), kita berada di urutan ke sembilan dari sepuluh kabupaten, kita kalah dengan BKU saja karena dia baru-baru muncul. Untuk PNPM GSC ini tahun dua ribu sepuluh , yang sudah kita selesaikan dibulan April kemarin itu sebesar sembilan belas miliar dua belas juta rupiah. Sedangkan untuk tahun dua ribu sebelas kita dapat tujuh belas miliar lima ratus juta lebih yang Dipa-nya baru turun kemarin. Dan temen-temen didesa itu sudah selesai perencananya dan sudah mulai pelaksanaanya. Dan yang kita inginkan itu ada dampaknya begitu progaram selesai, misalnya menurunkan buta huruf, IPM meningkat, meningkatakan kesehatan ibu dan anak, nah hal ini perlu kita perhatikan. Jadi kemarin itu saat ada rapat koordisani di Provinsi ada suatu desa juteru membelikan Ambulans untuk desa. Ternyata itu boleh."Imbuhnya.
HL.Rosidi membeberkan juga bahwa saat ini dikabupaten lombok tengah khusus untuk kegiatan Simpan Pinjam Perempuan (SPP)-nya saja sudah mencapai sekitar 2000 kelompok dimana pada kelompok tersebut saat ini dana yang mengalir sekitar Rp.45.000.000.000. dengan dana sebesar itu bisa digunakan untuk membangun satu BANK.
"Keberhasilan sepertti itu kiranya bisa untuk diekspose juga di media yang bagaimana caranya itulah tujuan dari pelaksanaan pelatihan media ini. Jadi sebelum benar-benar mempercayai suatu informasi maka lakukanlah cek dan Ricek, dengan hal ini nantinya kita semua bisa menjadi penetralisir ditengah kerancuan informasi yang ada. Selamat mengikuti pelatihan ini dan sukses dengan tujuan yang dicapai."Pungkasnya.
Sementara itu pantaun dilapangan, saat pelatihan berlangsung, nampak seluruh peserta bersemangat mengikuti jalanya pelatihan. Pola-pola diskusi dan kemudian mengkritik pendapat sesama peserta adalah salah satu cara yang dilakukan oleh narasumber yang secara bergiliran menyampaikan materinya. Berbagai informasi dan masalah baru bermunculan terkait dengan media yang ada ditengah masyarakat. Media-media itu misalnya media Tradisional seperti wayang, yang juga muncul sebagai salah satu media yang akurat yang bisa digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan program. Disamping itu Radio Komunitas yang saat ini sudah ada disejummlah kecamatan juga mencul sebagai media yang cukup mendapat respon positif bagi seluruh pesrta untuk dikembangkan. Namun demikian media pamungkas yang menjadi andalan yakni Media Cetak, juga mendapat perhatian besar dari peserta untuk bisa dijadikan sebagai alat menyampaikan informasi tersebut.
Hangatnya pelatihan itu akan dilanjutkan pada hari kedua (Seasa 29-11-20110) dengan narasumber dari Pemimpin Redaksi (Pemred) Harian Umum Nurani Rakyat M.Suhardi, SH yang diduga juga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta yang memang sangat ingin tahu tentang dunia Jurnalistik dan kewartwanan secara lebih mendalam.
Setelah mendapatkan teori mengenai bagaimana agar perserta bisa membuat berita, para peserta kemudian akan melanjutkan kegiatan pelatihanya untuk mempraktikkan apa yang diperolehnya dari nara sumber ke dua stasiun radio komunitas di Lombok Tengah yakni ke Studio Talenta FM barejulat dan Mitra FM Pengadang. Di radio-radio tersebut para peserta nantinya akan didaulat untuk membaca langsung beritanya secara LIVE ON AIR. (Sading)
- Talenta FM
- Berita
- dibaca 274x
- [0] komentar




Medan (Suara Komunitas.net) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, RSU Permata Bunda, Klinik Spesialis Bunda dan Hotel Garuda Plaza Medan menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan bantuan kacamata
Medan (Suara Komunitas.Net) – Hendry Ch Bangun mengatakan, uji kompetensi bagi wartawan dilakukan agar wartawan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik. Hal itu dikatakannya
Batubara(Suara Komunitas.Net) Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Zarhalwi menyampaikan selamat bekerja bagi Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan
Blangpidie,Aceh Barat Daya- Air mata yang menetes terlihat membasahi kedua belah pipi Jusmanidar.Ibu dari Empat anak ini baru saja menangisi kepergian "Rahul",orang utan hewan piarannya.Kesedihan
Sauara komuanitas – Ribuan Warga Kecamatan Banda Baro Kabup Aten Aceh Utara Selasa 15 Mei 2012 Tumpah Ruah Dihalaman Mesjid Kecamatan Tersebut Dalam Rangka Menyaksikan Penutupan Musabaqah 

