Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Warga Depok Sleman Curigai Air AQUA Palsu. Berita

Warga Jalan Turi VIII, Desa Condong Catur, Kecamatan Depok, Sleman, Yoyakarta bernama Wahyu dan Hariono mengaku curiga dengan air minum kemasan galon merek Aqua yang diperjual belikan yang diduganya merupakan produk aspal (asli tapi palsu).

Temuan tersebut sempat diadukannya melalui surat elektronik kepada Aqua Menyapa di www.aqua.com pada tanggal 10 Oktober silam. Tidak lama kemudian dari costumer service Aqua Menyapa langsung menghubungi pelanggan.

Kecurigaan bermula ketika Wahyu bersama rekannya Hariono membeli Aqua kemasan galon (19 liter) di sebuah toko di Jalan Gurameh Raya, Komplek Perumahan Minomartani, Sleman. Keduanya mengamati tutup galon kemasan baru yang diklaim "Merupakan inovasi baru menggunakan teknologi tinggi double injection dari Jerman, yang merupakan satu-satunya inovasi untuk kategori makanan dan minuman di dunia. Hanya AQUA yang memiliki keahlian untuk melakukan inovasi ini, sehingga tidak mudah ditiru. Untuk inovasi ini, AQUA mendapatkan banyak penghargaan baik di tingkat nasional maupun dunia, seperti: Packindo Star award, Asia Star award dan penghargaan langsung dari Presiden Republik Indonesia."

Saat itu pihak penjual berkali-kali meyakinkan dengan mengatakan bahwa kemasan tutup galon terbaru memang demikian dan tidak menggunakan plastik segel sperti sebelumnya. Penjual pun menyarankan pembeli untuk menonton iklannya di televisi.

Meskipun sedikit ragu, Wahyu tetap membelinya dengan harga Rp.12.000,-/galon. Sebelum membuka tutup, Hariono sempat memotretnya karena curiga dengan segel yang tampak seperti bekas direkatkan dengan menggunakan lem putih sejenis plastik. "Memang rapih," ungkap Hariono. "Pihak Aqua sempat menelfon menayakan kualitas air tersebut apakah berbau, tapi saya jawab tidak tahu karena rasanya biasa saja. Pikah Aqua sempat mau datang untuk mengganti." Terangnya. "Tapi kami bukan komplain, cuma minta pihak perusahaan melakukan penelusuran untuk meyakinkan kecurigaan kami." Tambah Hariono.

Ketika dihubungi melalui telefon pada Jumat (28/10), Aqua Menyapa yang dijawab petugas bernama Agnes mengatakan pihaknya sudah menampung pengaduan tersebut tapi dirinya tidak bisa menyebutkan langkah konkrit apa yang telah dilakukan pihak Aqua. "Pengaduannya sudah menjadi perhatian pihak kami," ungkapnya di ujung telefon 0807 15 88888.

Sebagaimana tertera dalam kemasan galon, air  Aqua yang beredar di Yogyakarta diproduksi oleh PT. Tirta Investama, Klaten-Indonesia

(Perhatikan foto kemasan di atas yang nampak bekas direkat dan foto kemasan di bawah yang utuh pada sisi kanan pembuka melengkung ke atas.)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09318 seconds.