Suara Komunitas
  • HOTLINE SMS : 
  • 08180 438 9000
  • 9 May 09:52: 6285399790xxx: : Sk. Distro fm. Stlh ujian nasional tkp SLTA kegelisahan ibu mulai terasa, perguruan tinggi mana anaknya akan lanjut, mengingat beberapa PT di mks sering melakukan hal2 yg anarkis, setiap thn ada sj mahasiswa yg harus meninggal dunia akibat perkelahian antar mahsw itu sendiri .
  • 8 May 08:44: 6285399790xxx: : Sk Dinas koperasi dan ukm kab Bantaeng sul sel melakukan pertemuan dan pelatihan tentang peningkatan kemitraan investasi usaha bagi UMKM, sejak 7 dan 8 mei 2013 . By Muldi . Distro fm.
  • 15 Mar 11:31: 6281997550xxx: : dari: Rustam Lubis di jakarta Oknum wakil rakyat Kab. Berau Kaltim dari Partai Demokrat di gerbek sedang mesum dg istri seorang kontraktor, 13:03:2013 Berau Post. Pantesan ketua Pansus krisis BBM di Berau ini tdk pernah beres memberantas kelangkaan premium di berau.. sibuk membongkar gudang istri orang sih...??
  • 24 Jan 09:50: 6281360362xxx: : sk seorg warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan
  • 24 Jan 09:49: 6281360362xxx: : sk 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan
  • 24 Jan 09:49: 6281360362xxx: : sk 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan
  • 11 Jan 07:05: 6281360362xxx: : sk info gempa mag 5 0 sr 11 01 2012 04 00 53 wib lok 2 39 lu 93 18 bt 325 km baratdaya kab simeulue kedlmn 59 km bmkg
  • 26 Dec 09:06: 628126946xxx: : sk hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh nad dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari gisafm
  • 3 Dec 18:35: 6281917760xxx: : sk news ratusan aktivis dan lsm yg trgbng dlm aliansi rkyt menggugat memnta gbrnr ntb membrhntikn bupati dan wabup lombok tengah krn plntknnya dinilai cct hkm
  • 3 Dec 18:35: 6281917760xxx: : sk news nasip petani tembakau di pulau lombok terancam krn mndpt tntangan phk asing yg mengkampanyekan anti rokok intrnasional dn krng diprhtikn pemda stmpt

Bangun Demokrasi Perlu Konstitusi dan Aktor yang Kuat

3 Desember 08 | 15:38

MAGELANG. Upaya membangun demokrasi butuh institusi yang kuat. Institusi yang kuat akan menjamin proses demokrasi yang ada dari ancaman kekuatan antidemokrasi. Selain itu, aktor demokrasi tidak cukup hanya memiliki kebebasan dalam memilih, tapi juga ikut mempromosikan demokrasi.

Demikian ringkasan penjelasan Olle Tornquist, staf pengajar Universitas Oslo, Norwegia, dalam Kursus Intensif untuk Pelatih Hak Asasi Manusia dan Demokrasi yang diselenggarakan oleh CESASS UGM di Hotel Puri Asri, Magelang. Menurutnya untuk mengkaji demokrasi perlu melepaskan kajian ini dari pertanyaan apakah demokrasi atau sejahtera dulu.

"Untuk menerapkan demokrasi sebaiknya kita fokus pada sisi konstitusional, hukum, dan kapasitas kaum demokratnya," ujarnya.

Poin penting yang harus ada dalam konstitusi adalah warga tidak bisa diabaikan dari proses demokrasi. Setelah poin ini ada, selanjutnya perlu dipikirkan usaha untuk meningkatkan kapasitas warga supaya bisa terlibat dalam pengambilan keputusan.
Apabila konstitusi kuat maka kelompok-kelompok yang selam ini mengandalkan kekuatan otoritas di luar konstitusi akan bisa dinetralisir. Ia mencontohkan, orang seperti tomy winata yang memiliki banyak uang mampu mempengaruhi keputusan penguasa sebab konstitusi lemah. Pengaruh seperti itu tidak bisa terjadi apabila konstitusi mengatur secara ketat sehingga ia tidak bisa membeli kekuasaan.

Olle mengingatkan pada peserta pelatihan bahwa demokrasi merupakan tindakan kolektif sehingga aktor demokrasi harus mampu mengorganisir warga untuk ikut menentukan keputusan publik. Program penganggaran partisipatif membuktikan apabila warga ikut menentukan keputusan publik, banyak kebijakan yang menguntungkan warga.

"Kemampuan warga kan berbeda-beda, ada yang bisa mengakses birokrasi, ada yang bisa mengakses kegiatan militer, namun sebagian besar mereka tidak bisa mengakses apapun. Makanya dalam studi demokrasi kita mesti memperhatikan perbedaan kelas sosial ini," lanjutnya.


Formulir Komentar
Belum ada komentar atas konten ini. Jadilah komentator pertama

Berita

Berbagi di Media Sosial

Tautan

Tulisan Terkait

Tulisan oleh Khoirul Masruri lainnya: