Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Kampanye Balon Kades Tatelu Rondor, Pembangunan Desa Menjadi Prioritas Berita

Tatelu Rondor, Suara Komunitas - Tiga orang kandidat Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) Tatelu Rondor masing-masing Serlie Worek SE, Felix Ngangi dan Arlita Tidajoh mengangkat persoalan pemerataan pembangunan di desa sebagai skala prioritas perencanaan kedepan apabila terpilih sebagai Kepala Desa, saat menyampaikan Orasi Kampanye Pemilihan Hukum Tua (Kepala Desa) yang berlangsung di rumah kandidat masing-masing di Desa Tatelu Rondor, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Selasa-Senin (27/9-3/10).

“Program pembangunan desa akan terus ditingkatkan sehingga desa ini akan lebih maju dan sejahtera. Pelibatan kaum perempuan juga akan diberi prioritas,” tegas Serlie Worek, kandidat nomor urut satu yang tampil pertama pada sesi itu.

Diselingi senyum dan tawa, Serli Worek juga membeber peran generasi muda sebagai ujung tombak pembangunan berkelanjutan di desa Tatelu Rondor. “Kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius untuk terus di tingkatkan,” tutupnya.

Sedangkan kandidat nomor urut dua Arlita Tidajoh, memaparkan, kepedulian terhadap lingkungan patut menjadi tanggungjawab warga desa  dalam menopang pembangunan, “Dengan tidak membuang sampah di sungai kita telah menyelamatkan pembangunan berkelanjutan di desa ini,” ungkapnya dengan nada datar.

Lanjut dikatakannya, pelibatan masyarakat dalam unsur Karang Taruna, Lembaga Sosial, Lembaga Keagamaan di desa adalah faktor penting penopang pembangunan desa. “Pembangunan desa adalah wujud kepedulian warga. Untuk itu partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Dan pemerintahan yang bersih menjadi perwujudan dari semuanya itu,” jelas Tidajoh diakhir pidatonya.

Sedangkan kandidat nomor urut tiga, Felix Ngangi lebih melihat pembangunan desa dari sisi kebudayaan dan sumber daya alam. “Pelestarian tarian Maengket dan Musik Bambu akan menjadikan desa ini lebih dikenal. Demikian juga dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sektor pertanian dan pertambangan,” ungkapnya.

Sebelumnya Camat Dimembe, Susan Katuuk, berharap ketiga calon agar tetap menjaga keamanan di desa dengan tidak menyuguhkan minuman beralkohol (minuman keras) sepanjang berlangsungnya proses pemilihan Kepala Desa, “Kepada para calon, hindarilah memberikan minuman keras kepada warga desa. Hal itu akan menimbulkan perpecahan dan akhirnya terganggunya keamanan di desa. Dan sekali lagi untuk para calon, pikirlah yang terbaik untuk desa,” pesan Katuuk.

Pihak Panitia Pemilihan sendiri telah menjadwalkan Hari pemilihan akan diadakan pada tanggal 8 Oktober 2011. Sesi kampanye umum berlangsung mulai Selasa, 27 September sampai Senin, 3 Oktober 2011. Masing-masing calon diberi kesempatan berkampanye selama dua hari saja dengan sistim random. (wanuata)

Komentar (1)

  • 7 Okt 11 03:27 wib Alfrets Siby

    Ta Bea...! saya sebagai simpatisan dan merasa bagian dari Tatelu Rondor, bangga membaca paparan dari ketiga kandidat ini, semuanya bagus2 apalagi kalau apa yang menjadi visi dan misi mereka diwujudnyatakan nanti apabila dipercaya oleh masyarakat Tatelu Rondor untuk memimpin masyarakat.(menjadi HUKUMTUA).Harapan saya karena saat ini sudah masuk pada masa persiapan pemungutan suara adalah menyiapkan mental,karena yang apling penting buat ketiga kotestan ini mau menerima hasil dari pemilihan nanti, karena kebanyakan kalau kalah ada aja permasalahan yang diangkat untuk berusaha membenarkan apa yang mereka pikirkan. Terutama menjaga keDAMAIAN yang ada di Tatelu Rondor pada khususnya dan lingkungan sekitar Tatelu Rondor ! Siapapun yang menang itulah pilihan masyarakat...! PAKATU'AN WO PAKALAWIDEN MBEYA TA....!!

Page generated in 0.09685 seconds.