Cirebon – Nasib buruk menimpa Desi Kurnia (18), gara-gara gemas dengan tingkah laku anak majikannya yang susah diatur, TKW belia asal Desa Dompyong Wetan Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon ini terekam CCTV saat terlihat menjewer anak majikannya. Akibatnya, saat ini Desi sedang menjalani proses pengadilan di Singapura.
Menurut Castra Aji Sarosa Koordinator Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cirebon, informasi ini didapatkan dari salah satu wartawan televise Singapura. Wartawan yang sudah fasih berbahasa Indonesia itu menceritakan keadaan Desi yang akan mengalami Vonis 2,5 tahun oleh pengadilan Singapura. Desi diduga kesal dengan tingkah laku anak majikannya yang susah diatur.
“Sepertinya Desi kesal dengan anak majikannya yang susah diatur, sang majikan melaporkan Desi karena perbuatan Desi terekam di CCTV yang ada di rumahnya. Saya dapatkan info ini dari wartawan Singapura, dia langsung menjelaskan kejadian yang menimpa Desi di Sangpura sekaligus memberikan alamat rumahnya. Setelah saya telusuri, ternyata Desi merupakan warga Dompyong wetan Kabupaten Cirebon” Beber Castra.
Castra sangat menyayangkan kejadian yang menimpa Desi di Singapura, apalagi kalau dilihat dari segi umur, Desi masih sangat belia dan tidak termasuk umur yang diperbolehkan menjadi TKW. Sehingga bukan hanya kasus desi yang terancam hukuman saja, tapi juga proses pemberangkatan Desi juga harus diusut. Selain itu, Castra juga menyesalkan informasi ini malah bukan dari lembaga resmi Indonesia di Singapura.
“Desi kelahiran 20 agustus 1993, saat ini saja dia baru berumur 18 tahun, sedangkan dia sudah diberangkatkan sejak 2009. Jadi sekitar umur 16 tahun ketika Desi dipekerjakan di Singapura, padahal minimal untuk bisa menjadi TKW itu berumur 21 tahun. Ini juga yang sedang kita telusuri, siapa yang memalsukan umur Desi sehingga bisa diberangkatkan ke Singapura. Selain itu, kemana para petinggi Indonesia, kok informasi ini malah bukan dari lembaga Indonesia yang ada disana?” Ungkap Castra.
Perkembangan kasus Desi hanya didapatkan Castra melalui sang wartawan yang selalu setia menelfon dirinya, bahkan sang wartawan meminta castra untuk mengirimkan surat pengaduan dan data lengkap yang membuktikan bahwa Desi masih di bawah umur.
“Dia meminta saya untuk mengirimkan berkas tentang Desi, yang bisa membuktikan bahwa Desi masih di bawah umur. Itu untuk lebih meringankan vonis yang akan diterima Desi.” Ujar Castra.
Menanggapi kasus Desi, saat ini Castra sudah mengirimkan surat pengaduan dan semua data lengkap tentang Desi yang membuktikan bahwa Desi masih di bawah umur.
adam restu![]() |
Sabtu, 24 Sepember 2011 06:47 WIB
masyaallahhh harus segera ditangai, pmerintah jgn diam dong, PJTKInya juga hrus bertanggug jwab, dokumennya pasti dipalsukan.....
|