A | A
628529745XXXX : genta news hari dusun cot seumantok kecamatan babahrot abdya diresmikan menjadi desa persiapan     628136036XXXX : seorg warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : info gempa mag 5 0 sr 11 01 2012 04 00 53 wib lok 2 39 lu 93 18 bt 325 km baratdaya kab simeulue kedlmn 59 km bmkg     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh nad dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari gisafm     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh provinsi aceh dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga ha     62812694XXXX : komplek perumahan korem lilawangsa tepatnya dibelakang rumah sakit kesrem lg terbakar dan hampir menghanguskan empat rumah gisafm lhokseumawe     628191776XXXX : news ratusan aktivis dan lsm yg trgbng dlm aliansi rkyt menggugat memnta gbrnr ntb membrhntikn bupati dan wabup lombok tengah krn plntknnya dinilai cct hkm     628191776XXXX : news nasip petani tembakau di pulau lombok terancam krn mndpt tntangan phk asing yg mengkampanyekan anti rokok intrnasional dn krng diprhtikn pemda stmpt     
15 Aug 2011

Anak-anak Suku Bajo di Desa Mekar Banyak yang Putus Sekolah

Bajo Bangkit - Bajo Bangkit

DESA MEKAR (Suara komunitas) - Desa Mekar merupakan salah satu desa di pesisir Kecamatan Soropia yang mayoritas penduduknya adalah suku Bajo. Desa ini terletak tidak begitu jauh dari kota Kendari. Hanya butuh waktu 45 menit untuk mencapai desa ini dengan menggunakan ojek atau kendaraan umum. Seperti warga Bajo lainnya di Kecamatan Soropia, sebagian besar penduduk Desa Mekar juga menggantungkan hidupnya dari hasil laut.

Walaupun hasil dari menangkap ikan tak seberapa dan tidak menentu, tapi itu tidak jadi alasan untuk tidak menyekolahkan anak-anak mereka. Sejak 2008, kesadaran para orang tua akan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak mereka mulai terlihat. Hal ini tampak dari banyaknya anak-anak Suku Bajo di Desa Mekar yang melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, bahkan hingga ke universitas, satu hal yang mustahil terjadi pada anak-anak Suku Bajo.

Setelah tamat SD, anak-anak Bajo Desa Mekar berbondong-bondong melanjutkan  ke tingkat SMP atau  sederajat di Kelurahan Toronipa. Anak-anak yang telah tamat SMP juga tidak ragu melanjutkan ke tingkat SMA di Kelurahan Toronipa atau di Kendari. Bahkan minat para pelajar Bajo untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi juga sangat besar.

Hingga saat ini banyak warga Suku Bajo tercatat sebagai mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Kendari, baik negeri maupun swasta. Ini bukti bahwa suku Bajo yang dulu dikenal identik dengan keterbelakangan sudah mulai sadar akan pentingnya pendidikan untuk masa depan. Apalagi sekolah gratis yang diberlakukan di Madrasah Tsanawiyah Bahrul Mubaraq, Toronipa membuka peluang besar bagi para pelajar Suku Bajo untuk tetap bersekolah tanpa harus memikirkan biaya lag.

Tetapi, kesempatan baik ini ternyata tak sepenuhnya dimanfaatkan anak-anak Suku Bajo, Desa Mekar. Kasus anak putus sekolah kini kembali terulang di Desa Mekar. Jika dulu anak putus sekolah hanya terjadi pada anak-anak SD, kini merambah SMP dan SMA. Tampaknya faktor lingkungan sosial yang tidak mendukung adalah faktor penyebabnya.

Anak-anak putus sekolah itu kebanyakan bergaul dengan teman yang telah lama meninggalkan bangku sekolah, hingga mereka terbiasa dengan segala rutinitas sang teman dan akhirnya memaksa mereka untuk meninggalkan bangku sekolah. Padahal orang tua mereka sudah menggantungkan harapan yang tinggi kepada anak-anak ini untuk tetap menempuh pendidikan.

Para orangtua pun tidak bisa berbuat banyak. Seperti yang dialami Hajar, anaknya, Rasyid yang baru setahun menuntut ilmu di MAS Bahrul Mubaraq Toronipa tiba-tiba keluar sekolah dengan alasan yang tidak jelas. Padahal secara ekonomi ia masih sanggup membiayai sekolah anaknya itu. “Kami masih bisa membiayai sekolahnya, apalagi biayanya juga tidak terlalu banyak seperti sekolah di kota,  tapi mau bagaimana lagi, dia sudah tidak mau,” kata Hajar. 

Tidak hanya Hajar, masih ada sebagian ibu di Desa Mekar yang bernasib sama dengannya. Semua keinginan sang anak sudah dituruti agar tetap mau bersekolah. Tetapi, semuanya sia-sia. Bukannya rajin bersekolah, sebagian anak justru malas ke sekolah yang akhirnya membuat mereka putus sekolah. Mereka lebih memilih mengikuti jejak orang tuanya mencari ikan ke laut, meskipun itu bukan keinginan orang tua mereka sendiri.

Kesadaran orangtua yang mulai tinggi akan pentingnya pendidikan ternyata tidak didukung oleh anak-anak itu sendiri. Para orangtua juga tidak bisa berbuat banyak. Jika dipaksakan, hasilnya juga tidak akan baik melainkan akan bertambah buruk. Apa yang terjadi jika seandainya semua anak-anak Bajo bersikap acuh terhadap pendidikan? Siapa lagi yang akan membangun masyarakat Bajo ke depan? Mudah-mudahan kesadaran orangtua yang tinggi ini akan semakin didukung anak-anak Bajo sendiri sehingga tahun-tahun berikutnya tidak ada lagi anak-anak Suku Bajo, khususnya di Desa Mekar yang putus sekolah. (Bajo Bangkit)
 

  • Google Bookmarks
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Technorati
  • TwitThis
Komentar
Q bgga lihat ank2 desa bajoe dpt peluang bsar ut bsa mengharumkan nma suku bajo...
chalang, 04 Feb 12 21:39
Formulir Komentar




Komentar

Kode Keamanan*

CAPTCHA Image

Wajib di isi [may not leaved blank]
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Suara Komunitas. Pengelola berhak mengubah/menghapus kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Tulisan Terkait

Analisis

Gerakan Hijau, Kecil tapi Indah

Sebuah program kegiatan bertajuk Green and Clean (hijau dan bersih) dilaksanakan di Kelurahan Terban Kecamatan Gondokusuman Yogyakarta. Program ini melibatkan Kelurahan Terban bekerja sama dengan Pemerintah

5 KONTEN TERBARU

01:35
Musim panen tebu telah tiba seiring telah dimulainya proses giling oleh beberapa pabrik gula (PG) di Jateng. Petani tebu di Kabupaten Rembang menyambut girang musim panen sambil berharap cuaca bisa Berita > Rembang > Rembang Cyber
20:08
 ANDOOLO (SK) - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Konawe Selatan Tahun Anggaran 2011 tidak berpihak kepada masyarakat miskin (pro poor), dapat terlihat dari sisi manfaat dan Berita > Sulawesi Tenggara > Ibrahim
09:33
 MALINO (SK) - Canada International Develompent Agency (CIDA) melalui program Better Apporoach to Service Provision Through Increased Capacities (BASICS) mengelar pelatihan terkait Analisis dan Berita > Sulawesi Tenggara > Ibrahim
21:59
Medan (Suara Komunitas.net) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (sekdaprovsu) H.Nurdin Lubis, SH menyatakan Pemprovsu siap mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) dan Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
21:59
Medan (Suara Komunitas.net) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, RSU Permata Bunda, Klinik Spesialis Bunda dan Hotel Garuda Plaza Medan menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan bantuan kacamata Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
21:58
Medan (Suara Komunitas.Net) – Hendry Ch Bangun mengatakan, uji kompetensi bagi wartawan dilakukan agar wartawan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.  Hal itu dikatakannya Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
21:58
Batubara(Suara Komunitas.Net) Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Zarhalwi menyampaikan selamat bekerja bagi Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan Berita > Sumatera Utara > Tanjung Bunga
00:47
Blangpidie, Abdya- Masyarakat Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya dalam sepekan terakhir dihebohkan oleh kabar pelecehan seksual terhadap beberapa orang siswi,sebuah Berita > Aceh > Genta FM
00:45
Blangpidie,Aceh Barat Daya- Air mata yang menetes terlihat membasahi kedua belah pipi Jusmanidar.Ibu dari Empat anak ini baru saja menangisi kepergian "Rahul",orang utan hewan piarannya.Kesedihan Berita > Aceh > Genta FM
00:31
 Sauara komuanitas – Ribuan Warga Kecamatan Banda Baro Kabup Aten Aceh Utara Selasa 15 Mei 2012 Tumpah Ruah Dihalaman Mesjid Kecamatan Tersebut Dalam Rangka Menyaksikan Penutupan Musabaqah Berita > Aceh > Wahyu MK

10 Komentar Terbaru

Script timer: 0.337080 seconds.