Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Pulang Sastra

Terbaring,

Tubuhku terhanyut dalam dinginnya lantai

Sembari mengukur rintik hujan

Menangkap suara-suara petir yang terus menghantam

 

Masih menunggu untuk datangnya sunyi

Disela bunyi-bunyian ayat-Nya

Dituntut untuk menanti cahaya

Sebagai penghantar pulang

 

Tubuhku mencari cara

Memerhatikan jalan

Menghirup tanah basah

Turut merasakan datangnya ketenangan

 

Tasikmalaya, 21 Juli 2011

 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.12666 seconds.