Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Warga Nantikan Pembayaran Tol Cisumdawu Berita

TANJUNGSARI– Pengerjaan proyek pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) sudah dimulai. Pasalnya, dalam beberapa pekan terakhir ini aktifitas pembangunan sudah berjalan. Seperti di Desa Citali dan Desa Ciptasari, Kec. Pamulihan yang berbatasan dengan Kec. Tanjungsari.

Dimulainya pengerjaan dengan cara membangun pematangan atau pengerukan lahan. Pelaksana proyek pembangunan tersebut adalah PT Waskita Karya (Wika). PT Wika dipercaya Kementerian Pekerjaan Umum untuk melaksanakan proyek pembangunan tol tersebut.

Berdasarkan pemantauan M-Tas FM di lokasi pengerjaan Tol Cisumdawu, Desa Citali, Kamis (28/7), sejumlah alat berat terlihat terparkir di lokasi pembangunan. Alat berat akan digunakan untuk pengerasan dan pematangan tanah.

Sekretaris Desa Citali, Ade Tajudin ketika dikonfirmasi "M-Tas FM", membenarkan pengerjaan awal Tol Cisumdawu baru dilaksanakan 2 pekan. "Di Desa Citali diperkirakan seluas 22 hektare (ha) yang terkena pembebasan pembangunan tol tersebut," kata Ade.

“Lokasi pembangunan tol tersebut adalah tempat pintu masuk dan keluarnya kendaraan. Lokasi pembangunan itu berdekatan dengan jalur Jalan Raya Tanjungsari-Pamulihan.” Katanya.

Sementara itu salah seorang warga kecamatan Tanjungsari yang lahannya tergerus proyek Cisumdawu, Lili (28) mengatakan dirinya berharap pihak Panitia Pengadaan Tanah Cisumdawu secepatnya memberikan kepastian harga dan secepatnya melakukan pembayaran pembebasan lahan.

“Mengingat menjelang bulan ramadhan otomatis kebutuhan sehari-hari meningkat maka dari itu sudah tentu biaya hidup sehari-hari akan jauh lebih meningkat dari hari biasanya, kita inginkan pihak Panitia Pengadaan Tanah (P2T) secepatnya memberikan kepastian harga dan secepatnya melakukan pembayaran pembebasan lahan yang tergerus proyek pembangunan tol Cisumdawu,” harapnya.

Kepala desa Margaluyu D.Chairul Falah menandaskan, terkait pembangunan tol Cisumdawu di desa Margaluyu yang berbatasan dengan desa Citali yang kini sudah dalam tahap pembukaan lahan sampai saat ini belum ada kepastian jangankan pembebasan lahan milik warga, kepastian harga pun belum jelas dikarenakan antara pihak panitia pengadaan tanah (P2T) belum ada kesepakatan harga dengan warga.

“Dalam 2 kali musyawarah antara (P2T) dan warga belum menghasilkan keputusan terkait harga tanah yang akan dijadikan lahan pembangunan tol Cisumdawu, diharapkan dalam musyawarah tahap ke 3 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini bisa menghasilkan kesimpulan yang pasti dan sesuai dengan harapan warga,” pungkasnya. (Ismail / M-Tas FM Sumedang)

Komentar (1)

  • 18 Sep 11 13:36 wib Mila

    gnii yaa .. saya punya sodara , yg rumah,tanah,sawah,kebunnya kena pembangunan jalan tol cisumdawu .. letaknuya di desa mulyasari kecamatansumedang utara.. kapan pembayarannya ?? soalnyaa pengukuran uddahh lamaa bnget .. mhon jwbannya di kirim ke e-mail saya , atau via telp.di 08531666314

Page generated in 0.09172 seconds.