Radio Komunitas di Priangan Timur Kembangkan Pewartaan Warga
Mandala Mekar. Radio-radio komunitas di wilayah Priangan Timur tengah mengembangkan pewartaan warga untuk menyebarluaskan informasi. Kegiatan ini diawali dengan pelatihan pewartaan di Radio Komunitas Ruyuk FM, Desa Mandalamekar, Kecamatan Jatiwaras, Tasikmalaya pada 29-30 Mei 2011.
Pelatihan ini diikuti oleh 36 peserta yang berasal dari Tasikmalaya, Subang, dan Sumedang. Tiga daerah lainnya, Garut, Banjar, dan Ciamis tidak bisa hadir karena di saat yang sama tengah ada kegiatan.
Menurut Irman Meilandi (37), Penyunting Suara Komunitas Priangan Timur, radio komunitas harus mampu menyampaikan kondisi nyata di masyarakat dengan cara pandang warga. "Suara warga sulit mendapatkan tempat di media arus utama. Radio komunitas harus mengambil peran ini supaya aspirasi rakyat juga terdengar," ujarnya.
Setelah pelatihan, antarradio komunitas melakukan pertukaran informasi melalui portal suarakomunitas.net. Portal ini dikelola oleh para pegiat media komunitas di Indonesia. "Jarak antarradio sangat jauh, internet menjadi pilihan alat pertukaran informasi yang tepat," lanjut Irman.
Hal serupa dikatakan oleh pegiat Radio Ruyuk FM, Yana Noviadi (43). Menurutnya jaringan kerja antarradio di wilayah Priangan Timur sangat penting. Wilayah ini menghadapi persoalan yang sama, yakni prasarana publik yang buruk, kerusakan alam, dan banyak potensi ekonomi yang belum tergarap. "Perlahan-lahan radio komunitas didorong untuk menjadi media penguatan aspirasi warga dan peningkatan ekonomi," tegasnya.
- COMBINE Resource Institution
- Berita
- dibaca 718x
- [1] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


