Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Kemarau di Detik I Sastra

Kebun kita tak lagi ada buah..

Bungapun tak jadi kemutik,

Satu satu daun jatuh ditanah retak..

 

Belum satu purnama hujan tak turun,

Batang batang air sekering hati mereka yang kelam oleh jelaga dosa,

Tak ada lagi Air Mata ditangis anakku yang lapar..

 

Panas Kemarau yang kering belum mampu membakar hati kita yang beku..

bahkan semakin beku ketika hujan kelak,

terlupa sudah kemarau yang membakar akan terus teulang,

walau hanya sejenak hujan takkan turun,

karena hijau perbukitan tak lagi milik kita

 

Kota Agung, 01 jan 2011

Juana A Nugraha

Komentar (6)

Page generated in 0.09707 seconds.