Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Sudut Lain Kota Makassar Pendapat

PBS FM  - Kemajuan teknologi informasi telah menjadi sebuah arus kuat yang tak dapat dibendung dan hindari, seiring dengan hal tersebut, kota tercinta Makassar pun menjadi bagian dari kemajuan tersebut, baik dalam bidan teknologi maupun dalam bidang pembangunannya. Tatanan keindahan kota Makassar yang tampak mempesona dan kemegahan bangunan-bangunannya yang mencakar langit ternyata masih terselip beberapa daerah yang seolah-olah adalah sebuah dunia lain yang tidak nampak oleh sebuah pandangan mata kasar.

Kemegahan bangunan indah yang terus ditingkatkan memang milik kota Makassar, tapi disudut lain masih terdapat beberapa tempat yang seakan luput dari pandangan sang pembuat bangunan yang mencakar langit. Salah satu contoh kecil adalah daerah daerah yang terletak di kecamatan Mariso kelurahan Lette yang masyarakatnya hidup diluar dari apa yang yang kita bayangkan, sebuah daerah perkampungan kumuh ditengah keindahan Pantai Losari dan kemegahan Trans Studio yang tak jauh dari daerah tersebut.

Kebanggaan sebagai warga Sulawesi yang memiliki kota Makassar yang begitu indah dan mempesona menjadi hilang seketika mendapati daerah tersebut. Dalam proses pemberian dan perolehan sumber-sumber kehidupan masih terdapat kalangan dan daerah tertentu yang mungkin masih kurang mendapat akses-akses yang kurang maksimal sehingga masih mengalami keterpurukan dan keterbelakangan yang tak pernah mungkin bias terfikirkan oleh seorang yang biasa mengaku memiliki pikiran jernih di tengah kepenatan Masyarakat yang berkumpul dalam suatu tempat panas yang sudah tergiur oleh sebuah janji mulut berbusa.

Pencapaian aspek kehidupan yang di inginkan adalah hal yang wajar yang meski dan harus didapatkan oleh orang-orang yang tak terlihat disebrang jalan pasca kemerdekaan Negara repoblik Indonesia dan di tengah ranah amanah konsitusi dalam berbangsa dan bernegara.

Sangat di sadari bahwa kemiskinan/keterbelakangan merupakan bagian yang tak dapat terpisahkan dari perjalanan kehidupan manusia di permukaan bumi Indonesia yang berlimpah dengan setumpuk kekayaan alam ini. Mata rantai kemiskinan ditengah kehidupan manusia memang sangat sulit bahkan mustahil untuk ditiadakan kecuali kehendak sang pencipta bumi, tapi pemenuhan untuk mendapatkan hak sebagai warga Negara bukan sebuah kesalahan, untuk bisa sedikit mencicipi hasil kemerdekaan yang telah dicapai ditengah serunya drama kehidupan.


Kemubasiran energy yang telah dipakai terhadap sebuah hal yang hanya dinikmati oleh sebuah Instansi atau golongan tertentu saja mungkin sebaiknya dialihkan kepada hal-hal yang bisa dinikmati oleh golongan yang memang sangat membutuhkan, agar pencapaian kemerdekaan bias nikmati secara menyeluruh. Perwujudan taraf kesejahteraan masyarakat dan uluran tangan sehalus sutra merupakan wujud aktualisasi moral dan pesan Ilahi sebagai hakikat dasar manusia sekaligus sebagai makhluk ciptaan yang sejati. (YC 120815) M. Yusdin

Komentar (1)

  • 8 Nov 11 06:09 wib Ibnu Suradi

    Kami mengundang anda semua untuk mengikuti Makassar Health City Conference (GRATIS) di Trans Studio Makassar pada 1 Desember 2011. Untuk pendaftaran, hugungi Setiawan Musa Telp: 021-7892938, 088210231570. Fax: 021-7812164, Email: ibnu.suradi61@gmail.com. Terima kasih Setiawan Musa

Page generated in 0.0915 seconds.