Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Mengais Rezeki di Pohon Rumbia Berita

HORUO - Desa Horuo merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara. Desa ini berbatasan dengan 12 desa lain di kecamatan Kaledupa dan Kaledupa Selatan. Desa yang di huni oleh dua komunitas yakni komunitas darat dan komunitas Bajo yang bermukim di dusun Mantigola I dan dusun Mantigola II.

Jika Komunitas Bajo yang tinggal di perkampungan yang tersusun dari tembok batu karang bekerja sebagai nelayan, maka warga dusun Umala mayoritas bekerja sebagai petani dengan memanfaatkan potensi tanah yang subur di desanya.

Pohon Rumbia yang banyak terdapat di desa Horuo di manfaatkan oleh ibu-ibu untuk membuat dinding Jalajah dan Atap. Hampir semua ibu rumah tangga di dusun Umala membuat dinding dari pelepah daun Rumbia. Untuk dinding yang dijual dengan harga Rp.25.000 - Rp. 30.000/ lembarnya. Dinding Jalajah yang dibuat oleh ibu-ibu dari Desa Horuo sudah dipasarkan hingga ke Bau-bau Kabupaten Buton. Salah satu ciri Khas dinding Jalajah dari desa Horuo adalah motifnya yang beragam.

Bukan hanya dinding jalajah yang dibuat dari tanaman Rumbia, daunnyapun dibuat untuk atap rumah. Pekerjaan membuat dinding jalaja dan atap rumbia ini mereka lakukan untuk membantu perekonomian keluarganya. Meski hanya sebagai sampingan namun hasil dari kerajinan membuat dinding Jalaja dan atap Rumbia ini mampu menambah penghasilan Rumah tangga.

Rospita (30) salah seorang pengrajin Jalaja dari dusun Umala  mengataka setiapa hari ia mampu membuat 4-5 lembar dinding Jalaja jika ia melakukannya seharian.

"Kalau ditabung hasil dari menjual dinding Jalaja ini bisa untuk tambahan biaya sekolah anak-anak" tuturnya. (Vatalollo Fm)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.08999 seconds.