Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Kelangkaan Bibit Rumput Laut Berita

KALEDUPA - Kelangkaan Bibit Rumput Laut di Kaledupa Membawa Keuntungan Beberapa Warga Sombano yang Memiliki Bibit. Kerusakan Rumput Laut yang telah berlangsung selama dua tahun terakhir ini di pulau Kaledupa menyebabakan kelangkaan bibit. Untuk membeli bibit para petani rumput laut harus berburu hingga ke desa-desa tetangga bahkan sampai ke pulau lain di Wakatobi. Kelangkaan  bibit ini berimbas pada tingginya harga bibit di pasaran. Jika dua tahun sebelumnya satu karung bibit rumput laut hanya berharga Rp. 50.000, maka pada tahun ini meningkat menjadi Rp; 100.000,.

Darno (27), Senin (15/2/2011) salah seorang petani rumput laut di Desa Sombano menuturkan "Selama Desember 2010 hingga Februari 2011, desanya menjadi sentra penjualan bibit rumput laut. Para pembeli yang datang bukan hanya berasal dari pulau Kaledupa tetapi juga dari pulau Wangi-wangi. Karena harga yang meningkat maka petanipun lebih memilih menjual rumput laut dalam keadaan sebagai bibit ketimbang harus dijual dalam keadaan kering.

"Kalau dijual kering kita butuh waktu lebih lama dan tenaga yang lebih banyak pula. Karena untuk bibit kita sudah bisa menjual meski rumput laut baru berumur dua puluh lima hari, tapi untuk yang dijual kering rumput laut harus berumur minimal satu bulan" Ujar Darno. (Vatalollo Fm)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.89405 seconds.