A | A
628529745XXXX : genta news hari dusun cot seumantok kecamatan babahrot abdya diresmikan menjadi desa persiapan     628136036XXXX : seorg warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : info gempa mag 5 0 sr 11 01 2012 04 00 53 wib lok 2 39 lu 93 18 bt 325 km baratdaya kab simeulue kedlmn 59 km bmkg     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh nad dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari gisafm     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh provinsi aceh dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga ha     62812694XXXX : komplek perumahan korem lilawangsa tepatnya dibelakang rumah sakit kesrem lg terbakar dan hampir menghanguskan empat rumah gisafm lhokseumawe     628191776XXXX : news ratusan aktivis dan lsm yg trgbng dlm aliansi rkyt menggugat memnta gbrnr ntb membrhntikn bupati dan wabup lombok tengah krn plntknnya dinilai cct hkm     628191776XXXX : news nasip petani tembakau di pulau lombok terancam krn mndpt tntangan phk asing yg mengkampanyekan anti rokok intrnasional dn krng diprhtikn pemda stmpt     
31 Oct 2010

Wikileaks Ungkap Kekerasan di Penjara Irak

Imam Shofwan - n/a

William Fisher

 

NEW YORK (IPS) – PUBLIKASI laporan rahasia dari Perang Irak memperjelas kecurigaan yang selama ini masih kabur tentang kekuasaan kontraktor keamanan swasta dan kekerasan terhadap para tahanan Irak oleh orang Irak sendiri, seringkali bersama mitra militer mereka dari AS “yang tutup mata”.

Rilis atas 392.832 dokumen oleh Wikileaks –situsweb ini juga yang merilis 77.000 laporan rahasia baru-baru ini mengenai enam tahun Perang Afganistan– langsung mendapat respon dari Pentagon, serta upaya dari negara-negara lain yang menggambarkan militer AS dengan cara mengerikan.

Geoff Morrell, sekretaris pers Departemen Pertahanan AS, mengutuk keras WikiLeaks dan rilis dokumen-dokumen Irak itu.

"Kami menyesalkan WikiLeaks yang mendorong orang-orang untuk melanggar hukum, membocorkan dokumen-dokumen rahasia, dan kemudian menyebarkan informasi rahasia itu ke seluruh dunia, termasuk ke musuh-musuh kami," katanya.

Press TV di Iran menyatakan, "Whistleblower situsweb Wikileaks telah merilis dokumen-dokumen yang menunjukkan bahwa Pentagon telah memerintahkan pasukan yang dipimpin AS untuk 'diam-diam' menyiksa para tahanan di Irak."

Rilis dokumen itu juga menunjukkan pertentangan di antara para politisi Irak yang bersaing. Sebagai contoh, seorang anggota senior dari blok Iraqiya yang dipimpin mantan perdana menteri Irak Iyad Allawi meminta investigasi atas kemungkinan hubungan antara operasi penyiksaan di penjara-penjara Irak dan Perdana Menteri Nuri al-Maliki.

Pemilihan parlemen pada 7 Maret menghasilkan sebuah jalan buntu antara Allawi dan al-Maliki, dan keduanya masih memburu jabatan perdana menteri tak lama setelah pemlihan.

Pengungkapan Wikileaks terbagi dalam lima kategori: ketergantungan pada kontraktor swasta; apa yang disebut “gelombang” penambahan 30.000 tentara AS untuk bertugas atas kehendak Irak; kematian warga sipil Irak –sebagian besar terbunuh oleh orang Irak sendiri, tapi juga militer AS; serangkaian kekerasan terhadap para tahanan oleh warga Irak –pejabat AS terkadang tutup mata–  yang bahkan lebih seram ketimbang foto-foto penyiksaan di penjara Abu Ghraib pada 2004; serta intervensi "agresif" militer Iran yang menyediakan "senjata, pelatihan, dan suaka" bagi para pejuang Syiah. 

Dokumen-dokumen Wikileaks jarang berisi informasi penganiayaan terhadap para tahanan di fasilitas-fasilitas tahanan yang dijalankan AS tapi lebih menitikberatkan pada detail-detail kekerasan yang mengerikan terhadap warga Irak oleh polisi dan tentara Irak sendiri.

Selama periode yang tercakup dalam dokumen-dokumen Wikileaks, setidaknya enam tahanan tewas di dalam tahanan Irak, sebagian besar dalam beberapa tahun terakhir. Ratusan laporan menyebutkan adanya pemukulan, pembakaran, dan pencambukan. Ancaman semacam itu tampaknya dianggap normal oleh warga Irak.

Menurut The New York Times, "Dalam sebuah kasus, Amerika menduga pejabat militer Irak memotong jari seorang tahanan dan membakarnya dengan asam. Dua kasus lain menunjukkan adanya eksekusi terhadap tahanan dengan tangan terikat. Dan sementara beberapa kasus kekerasan diselidiki oleh Amerika, banyak catatan dalam arsip tampaknya terabaikan, seolah menyerahkannya pada institusi: para tentara mengatakan kepada perwira mereka dan meminta untuk menyelidiki warga Irak."



Perintah militer AS menyebutkan bahwa jika personil AS tak terlibat langsung dalam kekerasan terhadap para tahanan, tentara Amerika tak perlu mengambil tindakan apapun. Perintah ini menyebabkan pasukan AS harus mencari cara lain dalam kasus kekerasan terhadap warga Irak oleh orang Irak.

Ketika pasukan AS mengungkap dan melaporkan pelanggaran, orang Irak seringkali tak bertindak apa-apa. Sebuah laporan menyebutkan, seorang kepala polisi menolak mengajukan tuntutan "selama pelanggaran itu tak memiliki bukti ". Kepala polisi lain mengatakan kepada inspektur militer bahwa perwiranya terlibat dalam kekerasan "dan mendukungnya sebagai sebuah metode investigasi".

Dokumen-dokumen Wikileak juga menunjukkan bahwa pasukan AS terkadang menggunakan ancaman dengan kekerasan terhadap warga Irak untuk membujuk agar para tahanan mau bekerjasama dengan interogator.

Hal semacam itu bukan baru-baru ini terungkap tentang kekerasan terhadap warga Irak selama perang. Misalnya, pada Agustus 2009, sebuah satuan komando polisi Irak melaporkan bahwa seorang tahanan melakukan bunuh diri di dalam tahanannya, tapi otopsi yang dilakukan di hadapan seorang pejabat AS "menemukan luka bakar dan memar di tubuh tahanan itu serta luka di kepala, lengan, badan, kaki, dan leher". Laporan itu menyatakan bahwa polisi "menurut laporan mulai melakukan investigasi ".

Dan pada bulan Desember, 12 tentara Irak, termasuk seorang perwira intelijen, tertangkap kamera video di Tal Afar ketika menembak mati seorang tahanan yang tangannya terikat, The Times melaporkan.

Wikileaks melaporkan, sekalipun pasukan AS sudah melaporkan kepada komandan Angkatan Darat Irak, tak ada penyelidikan apapun karena tak ada tentara AS yang terlibat.

Tak biasa bagi tentara AS untuk campur tangan. Seorang tentara AS mendengar jeritan di dalam sel penjara dan menemukan dua tahanan sangat kehausan dengan tubuh memar. Dia memerintahkan keduanya dikeluarkan dari tahanan Irak.



Pada Agustus 2006, dokumen-dokumen Wikileaks menunjukkan, seorang sersan AS di Ramadi masuk ke kantor polisi militer Irak dan menemukan seorang letnan Irak menggunakan kabel listrik untuk mengiris bagian bawah kaki seorang tahanan. Sersan itu menghentikan aksi itu, tapi kemudian dia melihat perwira Irak itu mencambuki punggung seorang tahanan.

Seorang tahanan yang dipukuli mengatakan pada 2005 bahwa "ketika Marinir akhirnya membawanya, dia diperlakukan sangat baik, dan dia bersyukur dan senang melihat mereka."

Dokumen-dokumen Wikileaks bisa meningkatkan pengawasan terhadap peran kontraktor swasta, yang aktivitasnya sudah dipublikasikan secara luas sejak Blackwater (sekarang dikenal sebagai Xe Services) dituduh menembak orang-orang sipil tak bersenjata di sebuah lapangan terbuka yang ramai di Baghdad pada 2007 dan membunuh 17 orang dari mereka.

Sekalipun sedikit melaporkan apa yang tak diketahui orang, penyingkapan Wikileaks menggambarkan jauh lebih rinci atas arus perubahan dalam militer yang menegaskan keterlibatan Amerika Serikat di Irak. The New York Times mengatakan, "Awal-awal perang Irak, dengan semua kekacauan Wild West-nya, dimulai pada era kontraktor swasta, yang tak berseragam tapi berperang dan tewas dalam pertempuran, mengumpulkan dan menyebarkan intelijen serta membunuh orang-orang yang dianggap pemberontak."

Perilaku kontraktor keamanan swasta di Irak memiliki dampak serius pada penggunaan aset serupa di Afghanistan. Perlakukan kejam, termasuk menewaskan warga sipil, mendorong pemerintah Afghanistan berusaha melarang sepenuhnya kontraktor asing. 
 


Sejumlah laporan memperkirakan peningkatan atas penggunaan kontraktor keamanan di Irak sebagai pasukan AS akan menyusut. Sebuah laporan bulan Juli oleh Commission on Wartime Contracting, sebuah panel yang dibentuk Kongres, memperkirakan Departemen Luar Negeri sendiri akan membutuhkan lebih dari dua kali lipat jumlah kontraktor, yang sudah melindungi Kedutaan Besar Amerika dan konsulat di Irak.



Masih ada lebih banyak kontraktor ketimbang anggota militer yang bertugas di Afghanistan.

WikiLeaks adalah sebuah organisasi internasional yang menerbitkan kiriman-kiriman tanpa nama dan membocorkan dokumen yang tak bisa didapatkan dengan menjaga anonimitas sumber. Situswebnya diluncurkan pada 2006.

Organisasi itu menjelaskan dirinya didirikan oleh para pembangkang China, juga wartawan, matematikawan, dan teknolog perusahaan yang baru berdiri dari AS, Taiwan, Eropa, Australia, dan Afrika Selatan. Julian Assange, seorang wartawan Australia dan aktivis internet, adalah direkturnya*.

 

Translated by Basilius Triharyanto
Edited by Budi Setiyono
Naskah ini dipublikasikan atas kerja sama IPS dan Yayasan Pantau

 

  • Google Bookmarks
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Technorati
  • TwitThis
Formulir Komentar




Komentar

Kode Keamanan*

CAPTCHA Image

Wajib di isi [may not leaved blank]
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Suara Komunitas. Pengelola berhak mengubah/menghapus kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Tulisan Terkait

Analisis

Gerakan Hijau, Kecil tapi Indah

Sebuah program kegiatan bertajuk Green and Clean (hijau dan bersih) dilaksanakan di Kelurahan Terban Kecamatan Gondokusuman Yogyakarta. Program ini melibatkan Kelurahan Terban bekerja sama dengan Pemerintah

5 KONTEN TERBARU

01:35
Musim panen tebu telah tiba seiring telah dimulainya proses giling oleh beberapa pabrik gula (PG) di Jateng. Petani tebu di Kabupaten Rembang menyambut girang musim panen sambil berharap cuaca bisa Berita > Rembang > Rembang Cyber
20:08
 ANDOOLO (SK) - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Konawe Selatan Tahun Anggaran 2011 tidak berpihak kepada masyarakat miskin (pro poor), dapat terlihat dari sisi manfaat dan Berita > Sulawesi Tenggara > Ibrahim
09:33
 MALINO (SK) - Canada International Develompent Agency (CIDA) melalui program Better Apporoach to Service Provision Through Increased Capacities (BASICS) mengelar pelatihan terkait Analisis dan Berita > Sulawesi Tenggara > Ibrahim
21:59
Medan (Suara Komunitas.net) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (sekdaprovsu) H.Nurdin Lubis, SH menyatakan Pemprovsu siap mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) dan Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
21:59
Medan (Suara Komunitas.net) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, RSU Permata Bunda, Klinik Spesialis Bunda dan Hotel Garuda Plaza Medan menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan bantuan kacamata Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
21:58
Medan (Suara Komunitas.Net) – Hendry Ch Bangun mengatakan, uji kompetensi bagi wartawan dilakukan agar wartawan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.  Hal itu dikatakannya Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
21:58
Batubara(Suara Komunitas.Net) Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Zarhalwi menyampaikan selamat bekerja bagi Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan Berita > Sumatera Utara > Tanjung Bunga
00:47
Blangpidie, Abdya- Masyarakat Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya dalam sepekan terakhir dihebohkan oleh kabar pelecehan seksual terhadap beberapa orang siswi,sebuah Berita > Aceh > Genta FM
00:45
Blangpidie,Aceh Barat Daya- Air mata yang menetes terlihat membasahi kedua belah pipi Jusmanidar.Ibu dari Empat anak ini baru saja menangisi kepergian "Rahul",orang utan hewan piarannya.Kesedihan Berita > Aceh > Genta FM
00:31
 Sauara komuanitas – Ribuan Warga Kecamatan Banda Baro Kabup Aten Aceh Utara Selasa 15 Mei 2012 Tumpah Ruah Dihalaman Mesjid Kecamatan Tersebut Dalam Rangka Menyaksikan Penutupan Musabaqah Berita > Aceh > Wahyu MK

10 Komentar Terbaru

Script timer: 0.331356 seconds.